E-Portal News | 2021 : selalu ProKes 3M - Memakai Masker - Mencuci Tangan - Menjaga Jarak | Positif : 2.527.203 Sembuh : 2.084.724 Meninggal : 66.464
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 November 2020

Grab meluncurkan motor listrik untuk Grab Bike di bali


Bali - Eportalnews, Kali ini Grab bekerja sama dengan PLN, PT. Pegadaian, Astra Honda Motor dan Panasonic untuk meluncurkan Grab Bike dengan motor listrik. Motor listrik ini dinilai ramah lingkungan hingga 30%. Selain itu berdasarkan riset Grab, 70% mitra pengemudi Grab Bike bahwa teknologi ini meningkatkan pendapatan mereka dibandingkan kendaraan konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak.

Share:

Rabu, 14 Oktober 2020

iPhone 12 murah atau cari uang?

 Jakarta - 14 Oktober 2020, Apple kali ini meluncurkan iPhone 12 dengan harga relatif murah. Setelah diperkenalkan oleh Apple pada launching kemarin malam 13 Okt 2020, pukul 23:00 WIB. 

iPhone wireless charger pad - Magsafe

Apple memberitahukan bahwa iPhone 12 tidak dibekali kabel charger yang dimana memiliki teknologi wireless charger atau Qi charger. Tetapi penjelasan Apple bahwa jika iPhone mau di-charge dengan kabel bisa juga, user diharuskan membeli kabel lightning type c seharga US$19 atau Rp281 ribu.

Sedangkan untuk wireless charger pad MagSafe dengan harga US$39 atau Rp578 ribu. 

Jujur ini membuat kami agak bingung mengutarakan, Apple benar menginginkan iPhone 12 agar dapat dibeli oleh seluruh pembelinya atau hanya sekedar mencari uang tambahan di versi terbarunya ini? 

Ayo tulis di kolom komentar apa pendapat kalian tentang ini? iPhone 12 murah atau cari uang?

Share:

Apple launching Iphone 12 (13 Okt 2020)

 




Jakarta - 13 Oktober 2020, Apple akhirnya meluncurkan iPhone terbaru yaitu Iphone 12 dengan variasi : iPhone 12 mini, iPhone 12, iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max. 

Seperti prediksi sebelumnya, seluruh model iPhone 12 memiliki kemampuan jaringan 5G dan menggunakan prosesor cip A14 Bionic, serta Neural Engine generasi berikutnya.

Chip A14 Bionic adalah cip 5-nanometer pertama di industri dan diklaim 50 persen lebih cepat dari cip smartphone lain.

Dari segi desain, seluruh model iPhone 12 mirip dengan iPhone 5. Seluruhnya juga menggunakan bahan keramik di bagian depan, aluminium di bagian tepi, dan kaca matte bertekstur di bagian belakang.

iPhone 12 Mini

Melansir laman resmi Apple, iPhone 12 mini menggunakan layar OLED berukuran 5,4 inci dan didukung layar super retina XDR. Resolusi model ini sebesar 2340 x 1080-piksel pada 476 ppi.

iPhone 12 mini diklaim sebagai ponsel 5G terkecil, tertipis, dan teringan di dunia.

iPhone 12 mini memiliki tinggi 13,1 cm, lebar 6,4 cm, tebal 7,4 mm, dan berat 135 gram. Ponsel ini juga memiliki kemampuan tahan percikan, air, dan debu dengan nilai IP68 (kedalaman maksimum 6 meter hingga 30 menit) menurut standar IEC 60529.

Dari aspek kamera, iPhone 12 mini memiliki kamera ganda di bagian belakang, yakni ultra wide 12MP bukaan ƒ / 2.4 dan wide 12MP bukaan ƒ / 1.6. Di bagian depan, iPhone 12 dilengkapi sebuah kamera TrueDepth 12MP bukaan ƒ / 2.2.

iPhone 12 mini memiliki kemampuan perekaman video HDR dengan Dolby Vision hingga 30 fps hingga dukungan video slo-mo untuk 1080p pada kecepatan 120 fps atau 240 fps.

iPhone 12 mini memiliki fitur dual SIM (nano ‑ SIM dan eSIM). Selain itu, ponsel ini didukung pengisian daya nirkabel hingga 15W, pengisian daya nirkabel Qi hingga 7,5W, dan NFC.

Dari segi baterai, tidak merinci secara spesifik. Namun, Apple mengklaim iPhone 12 menggunakan baterai lithium-ion yang mampu memutar video hingga 15 jam hingga audio selama 50 jam. Dengan adaptor 20W atau lebih tinggi daya iPhone 12 mini dapat terisi hingga 50 persen dalam 30 menit.

iPhone 12 mini masih menggunakan konektor Lightning. iPhone 12 mini hadir dengan empat varian warna, yakni putih, hitam, merah, hijau, dan biru. Dengan kapasitas 64/128/256GB, harga iPhone 12 mini dijual mulai dari US$699 atau Rp10,2 juta (kurs Rp14.687).

iPhone 12

iPhone 12 menggunakan layar OLED berukuran 6,1 inci dan didukung layar super retina XDR. Resolusi model ini 2532 x 1170 piksel pada 460 ppi

IPhone 12 memiliki tinggi 14,6 cm, lebar 7,4 cm, tebal 7,4 mm, dan berat 164 gram. Ponsel ini juga memiliki kemampuan tahan percikan, air, dan debu dengan nilai IP68 (kedalaman maksimum 6 meter hingga 30 menit) menurut standar IEC 60529.

Seperti versi mini, iPhone 12 memiliki kamera ganda di bagian belakang, yakni ultra wide 12MP bukaan ƒ / 2.4 dan wide 12MP bukaan ƒ / 1.6. Di bagian depan, iPhone 12 dilengkapi sebuah kamera TrueDepth 12MP bukaan ƒ / 2.2.

Iphone 12 memiliki kemampuan perekaman video HDR dengan Dolby Vision hingga 30 fps hingga dukungan video slo-mo untuk 1080p pada kecepatan 120 fps atau 240 fps.

iPhone 12 juga memiliki fitur dual SIM (nano SIM dan eSIM). Selain itu, ponsel ini didukung pengisian daya nirkabel hingga 15W, pengisian daya nirkabel Qi hingga 7,5W, dan NFC.

Dari segi baterai, tidak merinci secara spesifik. Namun, Apple mengklaim iPhone 12 menggunakan baterai lithium-ion yang mampu memutar video hingga 15 jam hingga audio selama 50 jam. Dengan adaptor 20W atau lebih tinggi daya iPhone 12 juga dapat terisi hingga 50 persen dalam 30 menit.

Iphone 12 masih menggunakan konektor Lightning dan hadir dengan empat varian warna, yakni putih, hitam, merah, hijau, dan biru. Dengan kapasitas 64/128/256GB, iPhone 12 dijual mulai dari US$799 atau Rp11,7 juta (kurs Rp14.687).

iPhone 12 Pro

iPhone 12 Pro menggunakan layar OLED berukuran 6,1 inci seperti iPhone 12 dan didukung layar super retina XDR. Resolusi model ini 2532 x 1170 piksel pada 460 ppi.

iPhone 12 Pro memiliki tinggi 14,6 cm, lebar 7,1 cm, tebal 7,4 mm, dan berat 189 gram. Ponsel ini juga memiliki kemampuan tahan percikan, air, dan debu dengan nilai IP68 (kedalaman maksimum 6 meter hingga 30 menit) menurut standar IEC 60529.

Berbeda dengan dua model sebelumnya, iPhone 12 Pro memiliki kamera tiga kamera di bagian belakang, yakni ultra wide 12MP bukaan ƒ / 2.4, wide 12MP bukaan ƒ / 1.6, dan telefoto 12MP bukaan ƒ / 2.0. Di bagian depan, iPhone 12 dilengkapi sebuah kamera TrueDepth 12MP bukaan ƒ / 2.2.

iPhone 12 Pro memiliki kemampuan perekaman video HDR dengan Dolby Vision hingga 60 fps hingga dukungan video slo-mo untuk 1080p pada kecepatan 120 fps atau 240 fps.

iPhone 12 Pro juga memiliki fitur dual SIM (nano SIM dan eSIM). Selain itu, ponsel ini didukung pengisian daya nirkabel hingga 15W, pengisian daya nirkabel Qi hingga 7,5W, dan NFC.

Menariknya, iPhone 12 Pro sudah dilengkapi dengan pemindai LiDAR yang dapat mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan cahaya untuk memantulkan kembali objek. NASA diketahui menggunakan teknologi LiDAR untuk pendaratan Mars berikutnya.

Dari segi baterai, Apple tidak merinci secara spesifik. Namun, Apple mengklaim iPhone 12 Pro menggunakan baterai lithium-ion yang mampu memutar video hingga 17 jam hingga audio selama 65 jam. Dengan adaptor 20W atau lebih tinggi yang dijual terpisah daya iPhone 12 Pro dapat terisi hingga 50 persen dalam 30 menit.

Iphone 12 Pro juga masih menggunakan konektor Lightning dan hadir dengan empat varian warna, yakni Silver, Graphite, Gold, dan Pacific Blue. Dengan kapasitas 128/256/ 512GB, harga iPhone 12 Pro dijual mulai dari US$999 atau Rp14,6 juta (kurs Rp14.687).

iPhone 12 Pro Max

iPhone 12 Pro Max menggunakan layar OLED berukuran 6,7 inci seperti iPhone 12 dan didukung layar super retina XDR. Resolusi model ini mencapai 2778x1284-piksel pada 458 ppi.

IPhone 12 Pro Max memiliki tinggi 16 cm, lebar 7,8 cm, tebal 7,4 mm, dan berat 228 gram. Ponsel ini juga memiliki kemampuan tahan percikan, air, dan debu dengan nilai IP68 (kedalaman maksimum 6 meter hingga 30 menit) menurut standar IEC 60529.

Seperti model Pro, iPhone 12 Pro Max memiliki kamera tiga kamera di bagian belakang, yakni ultra wide 12MP bukaan ƒ / 2.4, wide 12MP bukaan ƒ / 1.6, dan telefoto 12MP bukaan ƒ / 2.2. Di bagian depan, iPhone 12 dilengkapi sebuah kamera TrueDepth 12MP bukaan ƒ / 2.2.

iPhone 12 Pro Max memiliki kemampuan perekaman video HDR dengan Dolby Vision hingga 60 fps hingga dukungan video slo-mo untuk 1080p pada kecepatan 120 fps atau 240 fps.

iPhone 12 Pro Max juga memiliki fitur dual SIM (nano SIM dan eSIM). Selain itu, ponsel ini didukung pengisian daya nirkabel hingga 15W, pengisian daya nirkabel Qi hingga 7,5W, dan NFC.

iPhone 12 Pro Max juga sudah dilengkapi dengan pemindai LiDAR.
iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max

Dari segi baterai, Apple tidak merinci secara spesifik. Namun, Apple mengklaim iPhone 12 Pro Max juga menggunakan baterai lithium-ion yang mampu memutar video hingga 17 jam hingga audio selama 65 jam. Dengan adaptor 20W atau lebih tinggi yang dijual terpisah daya iPhone 12 Pro dapat terisi hingga 50 persen dalam 30 menit.

iPhone 12 Pro Max juga masih menggunakan konektor Lightning dan hadir dengan empat varian warna, yakni Silver, Graphite, Gold, dan Pacific Blue. Dengan kapasitas 128/256/ 512GB, harga iPhone 12 Pro Max dijual mulai dari US$1.099 atau Rp16,1 juta (kurs Rp14.687).


Share:

Rabu, 02 Oktober 2019

Marketplace

EPORTALNEWS-Jakarta - Siapa sih yang tidak mengenal marketplace online seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee

Berikut data persaiangan dari beberapa e-commerce besar yang beroperasi di Indonesia, di antaranya:
Tokopedia
Pengunjung web bulanan: 168 juta
Jumlah karyawan: 2215
Ranking di Playstore: 2
Rangking di AppStore: 3
Facebook: 6.028.100
Instagram: 1.028.890
Twitter: 182.280

Bukalapak
Pengunjung web bulanan: 116 juta
Jumlah karyawan: 2275
Ranking di Playstore: 4
Ranking di AppStore: 4
Facebook: 2.410.200
Instagram: 466.460
Twitter: 145.610

Shopee
Pengunjung web bulanan: 67 juta
Jumlah karyawan: 2.263
Ranking di Playstore: 1
Ranking di AppStore: 1
Facebook: 14.003.700
Instagram: 1.788.340
Twitter: 58.180

LAZADA
Pengunjung web bulanan: 58 juta
Jumlah karyawan: 2.024
Ranking di Playstore: 2
Ranking di AppStore: 3
Facebook: 27.940.900
Instagram: 945.490
Twitter: 362.400

Blibli.com
Pengunjung web bulanan: 43 juta
Jumlah karyawan: 1.120
Ranking di Playstore: 6
Ranking di Appstore: 7
Facebook: 8.101.900
Instagram: 449.840
Twitter: 482.280

JD.ID
Pengunjung web bulanan: 16 juta
Jumlah karyawan: 891
Ranking di Playstore: 5
Ranking di AppStore: 5
Facebook: 779.800
Instagram: 329.250
Twitter: 21.020

ZALORA
Pengunjung web bulanan: 5 juta
Jumlah karyawan: 442
Ranking di Playstore: 8
Ranking di AppStore: 6
Facebook: 7.676.600
Instagram: 314.100
Twitter: 67.100

SALESTOCK
Pengunjung web bulanan: 4 juta
Jumlah karyawan: 545
Ranking di Playstore: 7
Ranking di AppStore: 9
Facebook: 4.354.900
Instagram: 606.470
Twitter: 14.450

Elevenia
Pengunjung web bulanan: 3 juta
Jumlah karyawan: 302
Ranking di Playstore: 11
Ranking di AppStore: 14
Facebook: 1.191.300
Instagram: 121.230
Twitter: 121.430

ILOTTE
Pengunjung web bulanan: 3 juta
Jumlah karyawan: 121
Ranking di Playstore: 34
Ranking di AppStore: 13
Facebook: 54.900
Instagram: 50.590
Twitter: 1.520

Nah, jadi mau belanja dan buka toko dimana nih guys?
Share:

Senin, 30 September 2019

Apple Rilis iOS 12.4.2 untuk iPhone Jadul


EPORTALNEWS-Jakarta - Kendati iPhone jadul tidak mencicipi iOS 13 bukan berarti Apple sudah tidak peduli. Sebaliknya, raksasa teknologi yang bermarkas di Cupertino, California, AS itu masih menggulirkan update untuk perangkat tersebut.

Apple baru saja merilis iOS 12.4.2. Update-an ini diperuntukkan bagi sejumlah perangkat yang usia produksinya kisaran 5-6 tahun lalu. Perangkat tersebut meliputi:

- iPhone 5S
- iPhone 6
- iPhone 6 Plus
- iPad Mini 2
- iPad Mini 3
- iPad Air
- iPod Touch 6

Pembaruan ini cukup penting dan baiknya dipertimbangakan untuk diinstal. Sebab Apple memberikan peningkatan stabilitas sistem dan memperbaiki sejumlah bug dari versi sebelumnya.

Update ini bisa didapat melalui pembaruan Over-The-Air (OTA). Caranya hanya perlu mengakses Settings > General > Software Update. Bila sudah ada informasi update tinggal menekan tombol Download and Install.

Share:

Minggu, 13 Januari 2019

iPhone XI dengan 3 kamera meluncur tahun (2019) ini

ePortalNews - Apple bakal merilis iPhone dengan konfigurasi tiga kamera (triple-camera). Setidaknya begitu menurut bocoran gambar render yang beredar di internet, diperkuat klaim dari para pembocor ulung (@OnLeaks dan @IceUniverse) di Twitter.

iPhone dengan tiga kamera dikatakan sebagai varian paling premium, menggantikan iPhone XS Max. Kendati begitu, belum jelas seperti apa fungsi kamera ketiga yang dikembangkan sang pabrikan Cupertino.

Ditilik dari bocoran gambar hasil render yang belakangan beredar di internet, tiga kamera pada iPhone 2019 tersusun dengan cara unik. Alih-alih vertikal atau horizontal, tiga kamera ditempatkan dengan pola zig-zag.

Back from September 2019, I bring you the very 1st and very early glimpse at which I guess #Apple will unveil as #iPhoneXI!!! Yes, time has already come to meet the new #iPhone through gorgeous 5K renders made on behalf of new coming Partner @digitindia -> https://t.co/b6SxFUS2tx pic.twitter.com/97jrlTHQ5G
— Steve H.McFly (@OnLeaks) January 6, 2019
An unfortunate news, you see the iPhone 2019 renderings, is correct. pic.twitter.com/GFH9pLnUr0
— Ice universe (@UniverseIce) January 6, 2019

Rumor menyebut Sony bakal menjadi pabrikan yang mengembangkan triple-camera iPhone 2019.
Pasalnya, bocoran render iPhone dengan tiga kamera mengemuka pasca Sony sesumbar bakal meningkatkan kamera 3D besutannya, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (13/1/2019), dari TheVerge.

Hingga kini belum bisa dipastikan kebenaran informasi ini, sebab Apple masih bungkam seperti biasa. Jika benar, Apple lagi-lagi tertinggal dari segi inovasi dan seakan-akan mengekor ke lini-lini Android.

Beberapa ponsel Android sudah lebih dulu meluncurkan smartphone dengan tiga kamera sepanjang 2018. Misalnya saja Samsung Galaxy A7, Huawei P20 Pro, serta LG V40 ThinQ.


Bahkan, beberapa vendor Android sudah melangkah lebih jauh dengan menawarkan smartphone empat kamera. Akan tetapi, bisa saja Apple menciptakan ponsel tiga kamera dengan fungsi yang benar-benar tokcer. Kita tunggu saja. [Kompas]
Share:

Sabtu, 12 Januari 2019

Apple Mengurangi Produksi Iphone Terbaru


ePortalNews - Apple melakukan pengereman produksi di awal tahun. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini berencana mengurangi produksi untuk produk iPhone sekitar 10% dalam 3 bulan ke depan

Dilansir CNBC yang mengutip Nikkei Asian Review Apple telah menyampaikan rencana itu kepada para pemasoknya pada Desember kemarin. Perusahaan akan mengurangi produksi hingga Maret 2019

Ini akan menjadi yang kedua kalinya dalam dua bulan Apple mengurangi produksi. Keputusan ini berlaku untuk semua jenis iPhone termasuk model iPhone baru - XS Max, XS dan XR.

Total produksi yang direncanakan untuk direvisi terhadap iPhone baru menjadi sekitar 40 juta hingga 43 juta unit di kuartal I-2019. Angka itu lebih rendah dari rencana produksi sebelumnya sekitar 47 juta hingga 48 juta unit.

Pekan lalu, Apple juga memangkas target pendapatan. Salah satu yang menjadi alasannya lantaran pelemahan ekonomi di China dan pendapatan iPhone yang lebih rendah dari yang diperkirakan di wilayah China. 

Langkah ini mengguncang pasar karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia di tengah perang dagang antara AS dan China.

Analis mengatakan bahwa banyak pemasok Apple telah menelaah masalah permintaan produk iPhone yang menurun sejak tahun lalu.

CEO Tim Cook mengatakan kepada CNBC pada hari Selasa kemarin bahwa pelaku pasar di Wall Street kurang menghargai ekosistem perangkat dan layanan yang berkembang.

Apple, bersama dengan para pesaingnya termasuk Samsung, melihat di pasar smartphone sudah sangat jenuh, terlihat dari penurunan penjualan. Menurut International Data Corporation, pengiriman smartphone global turun 6% pada kuartal III-2018, yang menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan pasar.


Beberapa analis menilai bahwa produk smartphone dari berbagai perusahaan tidak ada perubahan yang berarti dalam fitur dan fungsionalitasnya. Sehingga pelanggan tidak lagi melihat perbedaan nyata dari produk baru yang dikeluarkan. [Detik]
Share:

Kamis, 10 Januari 2019

Menkominfo: Selebgram Harus Bayar Pajak biar "Fair"

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Ekonomi Outlook 2019, Jakarta, Selasa (8/1/2019)

ePortalNews - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengakui, hingga kini belum ada aturan terkait pengenaan pajak kepada para selebriti yang mempromosikan suatu produk melalui Instagram ( Selebgram). 

Oleh karena itu, Menkominfo mendorong adanya aturan pajak bagi para pengguna akun yang menjual jasa atau barang di media sosial tersebut. "Sebetulnya kalau misalkan sekarang selebriti dikenai aturan pajak itu kan di dunia nyata," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

"Misalnya kalau tampil di TV kan kena pajak, di dunia maya harus dikenai. Harus fair dong," sambung dia. Menurut Rudiantara, semua bentuk promosi di Instagram pasti ada bayaran yang diterima para artis. Harusnya, kata dia, penerimaan itu turut dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pajak.

Namun, tindak lanjut terkait teknisnya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Direktorat Jenderal Pajak. "Bagaimana caranya ya teman-teman Pajak-lah (yang mengerti)," kata dia. 

Sebelumnya, seperti dikutip dari Kontan.co.id, dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak, Direktorat Jenderal Pajak akan pantau kegiatan para wajib pajak melalui media sosial. Ini dilakukan untuk menambah basis data dari para wajib pajak yang saat ini sudah dimiliki oleh Ditjen Pajak. 

"Tapi ini kan baru rencana. Karena media sosial itu kan sangat luas, jadi masih butuh persiapan," ujar Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Ditjen Pajak Iwan Djuniardi Rabu (29/8/2018). Diharapkan, dengan langkah ini kepatuhan akan pajak oleh masyarakat akan meningkat. [Kompas]
Share:

Mobil Listrik Akan Dikenakan Pajak 10% di Jawa Barat

ePortalNews - DPRD Jabar masih membahas revisi rancangan peraturan daerah (raperda) tentang kenaikan tarif pajak kendaraan. Selain mengatur kenaikan tarif, dalam raperda itu juga mengatur tarif pajak kendaraan bertenaga listrik sebesar 10 persen.

Aturan itu dimasukan dalam raperda sebagai respon dari rencana pemerintah yang akan segera mengeluarkan peraturan presiden (Perpres) terkait kendaraan berbahan bakar listrik di awal tahun ini. Perpres tersebut menjadi payung hukum bagi industri yang bergerak di kendaraan berbahan bakar listrik.

Ketua Panus VII DPRD Jabar Herlas Juniar menuturkan, raperda yang sedang dibahas itu akan mengatur terkait kenaikan tarif pajak kendaraan baru sebesar 12,5 persen. Saat ini pembahasannya sudah memasuki tahap finalisasi tinggal menunggu rapat pleno anggota pansus. 

"Pembahasan sudah hampir finalisasi. Hampir semua materi sudah dibahas masukan juga sudah kita akomodir. Pemohonan dari eksekutif (kenaikan pajak kendaraan baru) 12,5 persen," katanya, saat dihubungi, Selasa (8/1/2018).

Selain mengatur kenaikan tarif pajak kendaraan baru, dalam raperda itu juga memuat konten lokal terkait pajak kendaraan berbahan bakar listrik. Aturan itu ditambahkan mengingat pemerintah akan mengeluarkan Perpres tentang kendaraan listrik di awal tahun ini. 

"Kita juga masukan pasal terkait mobil listrik, karena mobil listrik ini kan Perpresnya akan ke luar awal tahun ini, sehingga kita akomodir pasal mobil listrik," ucapnya.

Herlas mengungkapkan, besaran tarif pajak mobil listrik dan mobil atau motor biasa nilainya berbeda. Pada pajak kendaraan baru mobil dan motor berbahan bakar fosil itu sebesar 12,5 persen sementara untuk mobil listrik dikenai pajak sebesar 10 persen. 

"Untuk mobil listrik sebetulnya dikenakan pajak yang sama hanya di usulan kemarin itu, BBNKB nya dikecilin tidak 12,5 persen tapi pakai 10 persen," katanya. 

Alasannya, kata dia, untuk merangsang masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke mobil listrik yang dinilai ramah lingkungan. "Ini alasannya mendorong agar masyarakat beralih ke mobil listrik. Sehingga lebih ramah lingkungan dan ada penghematan energi," ucapnya. 

Pihaknya mengaku akan mengebut pembahasan sehingga raperda ini bisa disahkan pada Januari ini. "Kemungkinan kita akan selesaikan laporan Paripurna tanggal 18 Januari ini. Minggu ini kita tuntaskan yang belum tuntas," ucapnya. [Detik]
Share:

Selasa, 08 Januari 2019

Perkembangan Teknologi Gadget di Tahun 2019




ePortalNews - Dari tahun ke tahun perkembangan teknologi seakan tak berhenti. Selalu ada inovasi baru yang ditelurkan para pabrikan.

Sedikit kilas balik, tahun 2018 lalu, beberapa teknologi banyak merajai pasar smartphone, seperti kamera ganda, kecerdasan buatan yang semakin canggih, facial recognition atau pengenal wajah.

Tahun ini, beberapa teknologi juga sudah diumbar para vendor seperti ponsel layar lipat atau ponsel dengan konektivitas 5G. Beberapa teknologi di tahun 2018 agaknya masih akan menjadi tren tapi bakal lebih dipercanggih.

Berikut 10 tren teknologi yang diramalkan akan semakin lumrah ditemui sepanjang tahun 2019, seperto dirangkum KompasTekno dari Phandroid, Selasa (8/1/2019).

1. Layar lipat
Beberapa vendor smartphone tampak menggebu-gebu menjadi yang pertama menelurkan ponsel lipat. Beberapa rumor penampakan smartphone lipat juga semakin marak di ranah maya. 

Samsung telah secara resmi memperkenalkan purwarupa ponsel lipatnya November lalu. Ponsel ini kemungkinan akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2019.

Selain Samsung, Huawei dan LG juga sesumbar akan meluncurkan ponsel lipatnya tahun ini.
Beberapa pabrikan smartphone China lain seperti Xiaomi, Oppo, dan Lenovo juga akan ikut tren ini.

Sebelum para vendor di atas resmi merilis ponsel layar lipat, perusahaan startup asal California, Royole, telah lebih dulu menelurkan smartphone Android layar lipat bernama FlexPai pada akhir Oktober 2018.

Sejatinya, adopsi smartphone layar lipat secara masif masih dipertanyakan. Namun setidaknya, teknologi ini bermanfaat menambah portofolio para vendor.

2. Kecerdasan buatan
Artifical Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan memang bukan hal baru. Namun semakin hari, AI dibuat semakin canggih dan bisa diaplikasikan ke lebih banyak perangkat.

Kemungkinan, AI akan semakin berkembang tahun ini, terutama pada fitur kamera smartphone, seperti yang telah diaplikasikan Google Pixel. Alih-alih menambah lensa kamera, Google lebih memilih mempercanggih AI pada kamera Google Pixel 3.

Beberapa pihak mengakui hasil jepretan kamera tunggal Google Pixel bisa diadu atau bahkan lebih baik dibanding ponsel dengan kamera ganda perangkat lain.

Salah satu fitur yang diunggulkan melalui AI adalah "Night Sight Mode" yang memungkinkan hasil gambar masih jelas dalam kondisi low-light. Fitur tersebut akhirnya diikuti vendor lain, salah satunya Samsung yang dikabarkan tengah mengembangkan fitur bernama "Bright Night".

Tak hanya soal fotografi, AI juga merambah ke perangkat speaker berwujud smart speaker.

Industri smart speaker bakal diramaikan pemain baru selain Alexa milik Amazon atau Google Home, seperti misalnya produk Galaxy Home Smart Speaker besutan Samsung dan smart speaker Xiaomi.

3. Pemindai sidik jari di dalam layar
Teknologi pemindai sidik jari di dalam layar atau in-display fingerprint scanner pertama kali tersemat di Vivo X20 Plus UD tahun lalu. Fitur ini merupakan hasil kolaborasi antara Vivo dan Synaptics, perusahaan sensor fingerprint yang berbasis di Amerika Serikat.

Samsung disebut sedang mengembangkan teknologi serupa, namun diklaim bakal lebih canggih. VendorKorea Selatan itu akan menggunakan teknologi ultrasonik yang 30 persen lebih cepat dan akurat dibanding teknologi yang sudah ada.

Rumor yang santer terdengar menyebut teknologi pemindai sidik jari dalam layar akan diadopsi pada lini Galaxy S10 yang akan rilis tahun ini. Namun kabar terbaru menyebut bahwa fitur anyar itu akan lebih dulu disematkan ke Galaxy A10.

Fitur pemindai sidik jari dalam layar juga telah terpasang di Oppo R17 yang rilis bulan Agustus lalu. Diprediksi, akan semakin banyak vendor yang mengadopsi teknologi ini.

Dari segi desain, penggunaan pemindai sidik jari dalam layar bisa menguntungkan. Dengan meletakan panel sensor pemindai sidik jari ke bagian layar, vendor bisa membuat layar lebih lega karena tidak perlu menempatkannya di bagian dagu atau bezel(bingkai) bagian bawah.

Pengalihan sensor pemindai sidik jari dari punggung ke layar pun bisa membuat layar lebih lega. Apalagi jika beberapa pabrikan ingin memasang kamera dalam jumlah cukup banyak.

Terlebih, masih banyak pengguna smartphone yang lebih nyaman dengan pemindai sidik jari ketimbang pemindai biometrik face unlock sebagai sistem keamanan perangkat.

4. Pengenal wajah
Selain pemindai sidik jari, teknologi face recognitionatau pengenal wajah juga diramalkan akan banyak digunakan banyak vendor ponsel tahun ini. Salah satu yang suah siap memproduksinya adalah Sony. 

Perusahaan elektronik asal Jepang itu sesumbar akan memproduksi teknologi pemindai wajah 3D menggunakan teknologi laser yang hasil pindaiannya diklaim lebih akurat serta bisa memindai objek dari jarak paling jauh lima meter.

Samsung juga disebut akan menyematkan fitur sensor Time of Flight (ToF) di lini Galaxy S10.
Fitur ini bisa membuat sistem pemindai wajah lebih baik lagi.

5. Pengisi daya nirkabel
Satu lagi teknologi yang bukan terobosan baru, namun diprediksi akan semakin laris diadopsi pada 2019. Beberapa pabrikan ponsel memang sudah menyediakan charger pad nirkabel. Namun jumlahnya memang masih sedikit.

Teknologi ini kemungkinan akan semakin banyak dikembangkan vendor smartphone. Masalah dari pengisi daya nirkabel ini adalah kecepatan chargingyang tergantung pada jenis ponsel dan chargernirkabel yang digunakan.

Dengan begitu, ketika pengguna memiliki pengisi daya nirkabel 10W, tapi ponselnya tidak mendukung fitur itu maka tetap saja tidak bisa digunakan. Semoga saja, di tahun ini, akan lebih banyak manufaktur charger nirkabel yang bisa mengisi daya lebih cepat.

6. Poni yang menghilang
Tak bisa dipungkiri, desain layar "poni" atau "notch" yang dipopulerkan iPhone X menjadi tren smartphone sepanjang tahun 2018
. 
Ukuran takik yang menjorok di atas layar pun lambat laun semakin berkurang hingga muncul desain dewdrop screen atau poni yang berbentuk seperti tetesan air.

Akhir tahun lalu, Samsung yang masih belum terjamah demam "notch" memperkenalkan desain baru bernama Infinity-O. Desain ini akan menempelkan lubang kecil sebagai rumah kamera depan.

Tak hanya Samsung, Huawei juga menelurkan desain serupa di Huawei Nova 4. Bukan tidak mungkin, bebeapa vendor ponsel lain akan mengekor Samsung serta Huawei.

Memang, untuk mengenyahkan "notch" sepenuhnya dari layar cukup sulit terealisasi, namun memotong ukuran "poni" bisa jadi opsi.

7. Koneksi 5G
Jaringan internet generasi kelima ini adalah salah satu teknologi yang paling dinantikan. Beberapa operator di AS sudah mulai memperkenalkan jaringan 5G di beberapa titik hotspot. Selain AS beberapa negara lain juga akan menyusul, seperti Korea Selatan dan Australia.

Tahun ini, diprediksi jaringan 5G akan terpasang di smartphone. Sudah terdengar beberapa vendor smartphone yang siap melepas smartphone 5G seperti Samsung, Huawei, dan Xiaomi.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah nantinya smartphone 5G bernasib sama dengan smartphone 4G yang menguras bateri demi mendapat sinyal tercepat?  Perlu menunggu waktu untuk menjawabnya.

8. Kartu SIM elektronik (eSIM)
Teknologi eSIM memang masih sangat sedikit diadopsi untuk menggantikan kartu SIM reguler. Namun penggunaan eSIM bisa membuat tampilan ponsel lebih ramping karena tidak harus menyediakan slot kartu SIM.

Tak hanya itu, eSIM juga akan memudahkan penggunanya untuk menganti jaringan tanpa harus bongkar pasang casing, karena cukup dilakukan melalui software.

9. Baterai lebih tahan lama
Sebuah studi dari The Washington Post mengungkapkan bahwa usia baterai ponsel dewasa ini kian buruk meski ukurannya semakin besar. Hal ini dikarenakan peningkatan performa dan semakin kayanya fitur-fitur baru yang dipasang di smartphone flagship.

Kendati demikian masih ada harapan untuk merasakan perangkat yang lebih hemat daya.
Salah satunya dengan mengandalkan chip yang mengotaki ponsel. Desember lalu, Qualcomm baru saja merilis Snapdragon 855 yang diklaim lebih hemat baterai tapi performanya lebih garang.

Kemungkinan, tahun ini akan semakin banyak flagship yang mengandalkan chip Snapdragon 855, sehingga fitur penghemat baterai akan semakin lumrah ditemui.

10. Augmented reality
Tahun 2019 ini, teknologi realitas ganda alias augmented reality (AR) diramalkan akan semakin banyak digunakan. Jika dilihat dari tahun lalu, AR banyak diadopsi smartphone untuk mendukung fitur emoji.

AR diprediksi akan semakin berkembang lebih "nyata". Saat peluncuran Huawei Mate 20 Pro Oktober lalu misalnya, Huawei memamerkan Live Emoji Panda, di mana pengguna bisa melihat emoji 3D panda yang bisa menari seolah-olah emoji tersebut nyata.

Meski penggunaan AR masih belum dibutuhkan sehari-hari, namun perkembangannya yang semakin canggih cukup menarik ditunggu. [Kompas]
Share:

Rabu, 02 Januari 2019

Antrian Refund Bolt Center Pluit Village


ePortalNews - Kami mencoba menghampiri salah satu gerai Bolt mengenai hal refund.

Share:

Senin, 03 Desember 2018

Bos Gionee Judi Triliunan Rupiah Pakai Duit Perusahaan

Salah satu ponsel Gionee. Foto: Gionee

Jakarta - Gionee, salah satu produsen ponsel terbesar di China, terancam kolaps karena kekurangan uang. Penyebabnya, sang pendiri dan CEO Gionee, Liu Lirong, kalah judi triliunan. Bagaimana pengakuannya?
Share:

Rabu, 21 November 2018

Perkembangan Teknologi Mengakibatkan Beberapa Pekerjaan Hilang

Ilustrasi teknologi digital


Jakarta - Era teknologi yang makin canggih tak hanya menyasar sektor digital dan komputerisasi saja, lebih dari itu, juga dapat menggeser gaya hidup hingga berpengatuh kepada sektor ketersediaan lapangan kerja. 

Share:

Senin, 19 November 2018

Izin Bolt Dicabut, Pelanggan Akan Dialihkan ke Operator Lain


Jakarta - Kementerian Kominfo mengatakan bahwa pengguna layanan Bolt tidak akan dirugikan meski izin penggunaan frekuensi radio 2,3 Ghz milik PT First Media Tbk (KBLV) dan PT Internux (Bolt) dicabut hari ini, Senin (19/11/2018).
Share:

Hari Ini Kominfo Siap Bekukan Frekuensi First Media Dan Bolt


Jakarta - Hari ini Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) mencabut Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) 2,3 GHz dari tiga perusahaan yang menunggak bayaran sejak 2016.
Share:

Jumat, 16 November 2018

Mark Zuckerberg Meminta Petinggi Facebook Menggunakan Ponsel Android



Silicon Valley - Mark Zuckerberg meminta petinggi Facebook mengganti ponsel mereka yang semula iphone menjadi android. Hal ini dikarenakan CEO Apple Tim Cook mengkritik Facebook di acara wawancara pada channel MSNBC tentang trafik di "kehidupan personal kamu".

Share:

Jumat, 09 November 2018

Jokowi Coba Gesits, Ini Kata Yamaha soal Motor Listrik

Image may contain: 1 person, sitting, tree, motorcycle, plant and outdoor



Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari lalu sudah mencoba motor listrik Gesits. Setelah mencobanya, Jokowi menyebut mendukung motor listrik tersebut.
Share:

Rabu, 07 November 2018

Apa Tanggapan Pak Jokowi Setelah Mencoba Motor Listrik Karya Bangsa?





Apa kata Beliau setelah mencoba motor listrik karya anak bangsa, Gesits?
Ini sepeda motor listrik Gesits, karya anak bangsa, dan seperti yang disampaikan tim gabungan produksinya kepada saya, segera memasuki tahap produksi.
Share:

Twitter Bisa Lacak Akun Penyebar Kebencian


Jakarta - Seperti yang dihadapi platform media sosial lainnya, Twitter cukup kewalahan dalam mengatasi konten yang berisikan tentang ujaran kebencian. Menghadapi isu tersebut, Twitter tengah merancang jurus jitunya.
Share:

Jumat, 02 November 2018

Oppo Sukses Uji Koneksi 5G di China

Jakarta - Uji coba koneksi 5G yang dilakukan Oppo sejak setahun lalu berbuah manis. Vendor asal China ini sukses mengaplikasikan koneksi di jaringan seluler generasi kelima itu untuk pertama kalinya.
Share:

Translate

Visitor Counter

Flag Counter

Support

Menemukan bug/error silakan klik
eMail