E-Portal News | 2021 : selalu ProKes 3M - Memakai Masker - Mencuci Tangan - Menjaga Jarak | Positif : 2.527.203 Sembuh : 2.084.724 Meninggal : 66.464
Tampilkan postingan dengan label otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label otomotif. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 November 2020

Grab meluncurkan motor listrik untuk Grab Bike di bali


Bali - Eportalnews, Kali ini Grab bekerja sama dengan PLN, PT. Pegadaian, Astra Honda Motor dan Panasonic untuk meluncurkan Grab Bike dengan motor listrik. Motor listrik ini dinilai ramah lingkungan hingga 30%. Selain itu berdasarkan riset Grab, 70% mitra pengemudi Grab Bike bahwa teknologi ini meningkatkan pendapatan mereka dibandingkan kendaraan konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak.

Share:

Kamis, 17 Oktober 2019

Rangka Honda Genio Bisa Dipakai Motor Listrik



EPORTALNEWS-CIKARANG, KOMPAS.com - PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan jenis rangka baru untuk sepeda motor. Rangka yang kali pertama digunakan di model Genio ini dinamakan Enhandced Smart Arcitecture Frame (eSAF).

Perbedaan paling kentara di rangka ini adalah susunannya yang seperti sasis mobil, yaitu sasis monokok. Rangka eSAF minim sambungan, juga tak bulat seperti pipa tapi dari pelat yang ditekuk dan dipres.

Alhasil, motor menjadi lebih ringan dan lebih ringkas. Pada sisi pengguna, pengendalian motor menjadi lebih baik, ruang bagasi lebih luas, serta meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Di samping berbagai kelebihan yang dimiliki, pihak AHM juga ternyata tak menutup kemungkinan bahwa rangka baru tersebut bisa digunakan untuk produk kendaraan listriknya.

"Kalau ditanya bisa atau tidak dipakai untuk motor listrik, pasti bisa. Rangka itu sifatnya universal, tinggal desainnya saja nanti yang disesuaikan seperti apa karena ada kebutuhan baterai dan kabel lainnya," kata GM Plant AHM Cikarang Dodi Sutriadi di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (10/9/2019).

Apalagi, lanjut Dodi, rangka lebih ringan daripada model sebelumnya. Sehingga efisiensi energi menjadi meningkat. Pada kesempatan sama, Technical Service Division AHM Endro Sutarno juga tak menampik hal tersebut dapat dilakukan. Hanya saja saat ini belum ada pembahasan lebih jauh terkait penggunakan eSAF.

"Pada dasarnya, jenis rangka apa saja bisa digunakan, apalagi eSAF punya banyak kelebihan. Tapi saat ini belum ada diskusi yang mengarah ke sana. Teknologi ini juga masih baru sekali," ujarnya.

Share:

3 Motor Terbaru dari Honda di GIIAS 2019



EPORTALNEWS-JAKARTA, KOMPAS.com - PT Honda Astra Motor (AHM) mengklaim penjualan tiga motor premiumnya yakni, Honda Forza 250, Honda Super Cub C125, dan Honda Monkey hingga awal semester dua 2019 cukup baik.

Hanya saja, bagi para peminat yang melakukan pemesanan sekarang harus menunggu unit hingga pertengahan tahun depan. Saat ini, AHM sedang berupaya untuk menuntaskan pesanan yang diperoleh selama pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dahulu.

"Bagi konsumen yang sudah melakukan pemesanan, kira-kira akhir 2019 bisa sampai. Sedangkan yang baru melakukan pemesanan sekarang, unitnya akan tiba di kuartal kedua tahun depan atau Mei 2020," ujar General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Pengadaan unit Forza, Super Cub, maupun Monkey memang terbilang lambat. Dijelaskan, hal ini karena motor perlu diimpor langsung dari Thailand secara utuh (completely built up/CBU).

"Sementara untuk impor kendaraan bermotor, ada batas kuotanya. Itulah alasan mengapa inden motor tersebut cukup lama," katanya.

Pada kesempatan terpisah, General Manager Sales AHM Ignatius Didi Kwok mengklaim bahwa, pemesanan Honda Forza tiap bulannya saat ini berkisar diantara 50 sampai 55 unit. Sedangkan Super Cub dan Monkey, sekitar 25 - 30 unit per bulan.

"Cukup baik penerimaannya. Terkait pengiriman, secara bertahap akan kita lakukan. Saat ini belum ada perubahan kuota impor," katanya.


Share:

Kamis, 10 Januari 2019

Mobil Listrik Akan Dikenakan Pajak 10% di Jawa Barat

ePortalNews - DPRD Jabar masih membahas revisi rancangan peraturan daerah (raperda) tentang kenaikan tarif pajak kendaraan. Selain mengatur kenaikan tarif, dalam raperda itu juga mengatur tarif pajak kendaraan bertenaga listrik sebesar 10 persen.

Aturan itu dimasukan dalam raperda sebagai respon dari rencana pemerintah yang akan segera mengeluarkan peraturan presiden (Perpres) terkait kendaraan berbahan bakar listrik di awal tahun ini. Perpres tersebut menjadi payung hukum bagi industri yang bergerak di kendaraan berbahan bakar listrik.

Ketua Panus VII DPRD Jabar Herlas Juniar menuturkan, raperda yang sedang dibahas itu akan mengatur terkait kenaikan tarif pajak kendaraan baru sebesar 12,5 persen. Saat ini pembahasannya sudah memasuki tahap finalisasi tinggal menunggu rapat pleno anggota pansus. 

"Pembahasan sudah hampir finalisasi. Hampir semua materi sudah dibahas masukan juga sudah kita akomodir. Pemohonan dari eksekutif (kenaikan pajak kendaraan baru) 12,5 persen," katanya, saat dihubungi, Selasa (8/1/2018).

Selain mengatur kenaikan tarif pajak kendaraan baru, dalam raperda itu juga memuat konten lokal terkait pajak kendaraan berbahan bakar listrik. Aturan itu ditambahkan mengingat pemerintah akan mengeluarkan Perpres tentang kendaraan listrik di awal tahun ini. 

"Kita juga masukan pasal terkait mobil listrik, karena mobil listrik ini kan Perpresnya akan ke luar awal tahun ini, sehingga kita akomodir pasal mobil listrik," ucapnya.

Herlas mengungkapkan, besaran tarif pajak mobil listrik dan mobil atau motor biasa nilainya berbeda. Pada pajak kendaraan baru mobil dan motor berbahan bakar fosil itu sebesar 12,5 persen sementara untuk mobil listrik dikenai pajak sebesar 10 persen. 

"Untuk mobil listrik sebetulnya dikenakan pajak yang sama hanya di usulan kemarin itu, BBNKB nya dikecilin tidak 12,5 persen tapi pakai 10 persen," katanya. 

Alasannya, kata dia, untuk merangsang masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke mobil listrik yang dinilai ramah lingkungan. "Ini alasannya mendorong agar masyarakat beralih ke mobil listrik. Sehingga lebih ramah lingkungan dan ada penghematan energi," ucapnya. 

Pihaknya mengaku akan mengebut pembahasan sehingga raperda ini bisa disahkan pada Januari ini. "Kemungkinan kita akan selesaikan laporan Paripurna tanggal 18 Januari ini. Minggu ini kita tuntaskan yang belum tuntas," ucapnya. [Detik]
Share:

Jumat, 09 November 2018

Jokowi Coba Gesits, Ini Kata Yamaha soal Motor Listrik

Image may contain: 1 person, sitting, tree, motorcycle, plant and outdoor



Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari lalu sudah mencoba motor listrik Gesits. Setelah mencobanya, Jokowi menyebut mendukung motor listrik tersebut.
Share:

Rabu, 07 November 2018

Apa Tanggapan Pak Jokowi Setelah Mencoba Motor Listrik Karya Bangsa?





Apa kata Beliau setelah mencoba motor listrik karya anak bangsa, Gesits?
Ini sepeda motor listrik Gesits, karya anak bangsa, dan seperti yang disampaikan tim gabungan produksinya kepada saya, segera memasuki tahap produksi.
Share:

Sabtu, 03 November 2018

Cari Helm Impor di IMOS 2018? Ini Pilihannya!

Cari Helm Impor di IMOS 2018? Ini Pilihannya!

JAKARTA - Berkunjung di pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 akan menjumpai beberapa merek helm impor menjadi peserta pameran.

Merek-merek tersebut antara lain Nolan, Arai, AGV dan Suomy yang ikut mengenalkan ragam produknya di pameran dua tahunan tersebut.
Share:

Rabu, 15 Agustus 2018

Xpander Mulai Dipinang Tiga Perusahaan Besar di GIIAS 2018


TANGERANG, KOMPAS.com – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI) lewat model anyar mereka Xpander, mulai melebarkan sayap untuk menggarap segmen fleet. Sebelumnya, mereka masih menahan diri, lantaran masih fokus pada pemesan retail yang antreannya mengular panjang. 
Share:

Banyak Pesanan di GIIAS, Lexus Terkendala Pasokan


JAKARTA - Produsen kendaraan premium Lexus menutup partisipasi di GIIAS 2018 dengan hasil yang memuaskan. Selama pameran 10 hari tersebut Lexus Indonesia menilai kehadiran mereka disambut baik oleh pengunjung pameran otomotif tahunan tersebut. Hadir dengan dua produk baru yakni New Lexus ES yang juga pertama kali dikenalkan di Asia Tenggara serta New Lexus UX yang hadir pertama kali di Asia, memberikan dampak positif bagi pameran Lexus. 

Antusiasme pengunjung cukup besar dengan kedua produk tersebut yang menyebabkan Lexus Indonesia membukukan peningkatan transaksi pada pameran tersebut. Sayangnya, Lexus enggan mengungkapkan berapa unit kendaraan yang berhasil dijual dari peningkatan tersebut. 

"Secara penjualan tahun ini, kami diterima dengan baik oleh para pelanggan kami. Meski sampai sekarang kami masih punya kendala dalam pemenuhan supply. Pada kondisi saat ini permintaan lebih tinggi dibandingkan suplai, sehingga konsumen harus menunggu," ucap General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja dalam keterangan resminya, Selasa (14/8/2018).


Tahun ini Lexus Indonesia hadir dengan tema ruang pameran The Royal Majestic. Tema ini merupakan bentuk komitmen Lexus memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Atas usahanya ini Lexus diganjar juara pertama Favourite Booth Premium Car untuk kali ketiga selama tiga tahun berturut-turut. 

Adrian mengungkapkan tujuan Lexus mengikuti pameran otomotif tahunan tersebut bukan hanya untuk penjualan semata, namun juga untuk mengenalkan kualitas merek dari Lexus Indonesia. 

"Pengunjung tidak hanya melihat produk-produk unggulan Lexus, tapi dapat merasakan pelayanan terbaik kami. Kesempatan ini merupakan momen untuk memperkenalkan Lexus sebagai merek luxury yang tidak hanya fokus pada volume namun juga menginspirasi bisnis otomotif dan gaya hidup," ucap Adrian. 

Sebagai penutup pameran, Lexus juga berhasil menyabet gelar Miss Auto Show GIIAS 2018 melalui Lexus Lady Vivian Wijaya (21). Ini adalah kali kedua secara beruntun Lexus Lady berhasil membawa pulang gelar kecantikan tersebut.

sumber : kompascom

Share:

GIIAS 2018 Bakal Ramai dengan Mobil Berteknologi Masa Depan

JAKARTA - Perkembangan teknologi dunia otomotif saat ini tak dipungkiri sarat dengan isu lingkungan. Diprediksi pada masa depan, mobil-mobil dengan mesin yang mengandalkan minyak fosil tak akan lagi dipakai, karena dinilai tak ramah lingkungan.

Saat ini, para produsen mobil saling berlomba memproduksi mobil-mobil teknologi masa depan yang diklaim ramah lingkungan, dari mulai mobil hybrid, plug ini hybrid hingga listrik. Mobil-mobil itulah yang dijanjikan akan ikut meramaikan perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

"Pengunjung nantinya juga akan menemukan berbagai ragam teknologi otomotif terkini lainnya. Mengingat teknologi yang dipajang di sana mencakup safety (keamanan), performa, dan comfortable (kenyamanan)," tulis keterangan tertulis Ketua Panitia Penyelenggara GIIAS 2018 Rizwan Alamsjah, Senin (30/7/2018).


GIIAS 2018 dijadwalkan berlangsung di ICE, BSD City, Tangerang, pada tanggal 2-12 Agustus 2018. Menurut Rizwan, kehadiran mobil-mobil berteknologi masa yang ramah lingkungan menandakan kuatnya komitmen penyelenggara pada kebijakan pemerintah.

"Apalagi GIIAS kali ini mengusung tema “Beyond Mobility” yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor, dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia," ucap Rizwan.

sumber : kompascom
Share:

Translate

Visitor Counter

Flag Counter

Support

Menemukan bug/error silakan klik
eMail