E-Portal News | 2021 : selalu ProKes 3M - Memakai Masker - Mencuci Tangan - Menjaga Jarak | Positif : 2.527.203 Sembuh : 2.084.724 Meninggal : 66.464
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Juli 2021

Supermarket Wilayah Batam Diserbu Jelang PPKM Darurat, Masyarakat Borong Stok Makanan

ePortal BATAM - Masyarakat memadati supermarket di Kota Batam menjelang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pada Senin 12 Juli 2021. Terlihat antrean kasir supermarket di pusat perbelanjaan mengular panjang pada Sabtu 10 Juli 2021.
Warga mendorong kereta yang penuh dengan belanjaan, yang umumnya makanan dan minuman. "Kami belanja untuk stok makanan di rumah. Khawatir nanti enggak bisa ke luar rumah sewaktu PPKM darurat diberlakukan," kata warga Tiban, Gino, dikutip dari Antara, Minggu (11/7/2021).
Menurutnya, membeli berbagai macam juadah camilan dan buah untuk dikonsumsi selama masa PPKM darurat berlaku. "Biar tidak bolak-balik ke toko yang dekat rumah, jadi beli sekalian banyak saja," kata dia.
Warga Batam Centre, Hery mengatakan membeli sekedar kebutuhan selama sepekan saja, sebagai persiapan menjelang PPKM darurat.
"Karena kita belum mengerti nanti bagaimana pelaksanaan PPKM darurat. Toko di sekitar rumah sudah tutup sejak sore, jadinya harus distok secukupnya saja," kata dia. Berdasarkan pengamatan Antara, warga berbelanja dengan tertib, tidak berebut satu bahan tertentu karena pasokan nampak relatif masih cukup.
Sementara itu, Pemerintah Kota Batam memberlakukan PPKM darurat sesuai dengan instruksi pemerintah pusat karena angka penularan Covid-19 di daerah setempat melonjak.
Share:

Rabu, 02 Oktober 2019

Marketplace

EPORTALNEWS-Jakarta - Siapa sih yang tidak mengenal marketplace online seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee

Berikut data persaiangan dari beberapa e-commerce besar yang beroperasi di Indonesia, di antaranya:
Tokopedia
Pengunjung web bulanan: 168 juta
Jumlah karyawan: 2215
Ranking di Playstore: 2
Rangking di AppStore: 3
Facebook: 6.028.100
Instagram: 1.028.890
Twitter: 182.280

Bukalapak
Pengunjung web bulanan: 116 juta
Jumlah karyawan: 2275
Ranking di Playstore: 4
Ranking di AppStore: 4
Facebook: 2.410.200
Instagram: 466.460
Twitter: 145.610

Shopee
Pengunjung web bulanan: 67 juta
Jumlah karyawan: 2.263
Ranking di Playstore: 1
Ranking di AppStore: 1
Facebook: 14.003.700
Instagram: 1.788.340
Twitter: 58.180

LAZADA
Pengunjung web bulanan: 58 juta
Jumlah karyawan: 2.024
Ranking di Playstore: 2
Ranking di AppStore: 3
Facebook: 27.940.900
Instagram: 945.490
Twitter: 362.400

Blibli.com
Pengunjung web bulanan: 43 juta
Jumlah karyawan: 1.120
Ranking di Playstore: 6
Ranking di Appstore: 7
Facebook: 8.101.900
Instagram: 449.840
Twitter: 482.280

JD.ID
Pengunjung web bulanan: 16 juta
Jumlah karyawan: 891
Ranking di Playstore: 5
Ranking di AppStore: 5
Facebook: 779.800
Instagram: 329.250
Twitter: 21.020

ZALORA
Pengunjung web bulanan: 5 juta
Jumlah karyawan: 442
Ranking di Playstore: 8
Ranking di AppStore: 6
Facebook: 7.676.600
Instagram: 314.100
Twitter: 67.100

SALESTOCK
Pengunjung web bulanan: 4 juta
Jumlah karyawan: 545
Ranking di Playstore: 7
Ranking di AppStore: 9
Facebook: 4.354.900
Instagram: 606.470
Twitter: 14.450

Elevenia
Pengunjung web bulanan: 3 juta
Jumlah karyawan: 302
Ranking di Playstore: 11
Ranking di AppStore: 14
Facebook: 1.191.300
Instagram: 121.230
Twitter: 121.430

ILOTTE
Pengunjung web bulanan: 3 juta
Jumlah karyawan: 121
Ranking di Playstore: 34
Ranking di AppStore: 13
Facebook: 54.900
Instagram: 50.590
Twitter: 1.520

Nah, jadi mau belanja dan buka toko dimana nih guys?
Share:

Senin, 30 September 2019

Duh! Investor Mulai Ragu Tanam Modal di RI karena Banyak Demo


EPORTALNEWS-Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mewarnai Jakarta dan beberapa wilayah lain di Indonesia selama seminggu terakhir. Hari ini pun kabarnya aksi demo akan terjadi.

Wakil Ketua Umum Bidang Moneter, Fiskal, dan Kebijakan Publik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Raden Pardede menyatakan aksi demo yang dilakukan mulai membuat investor grogi dan ragu-ragu untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

"Belum nahan (investasi) sih, cuma investor saya lihat mulai grogi nih, mulai ragu bagaimana kelanjutannya (bisnis). Kalau berkepanjangan pasti berpengaruh," kata Raden kepada detikcom, Senin (30/9/2019).

Menurut Raden pengusaha bingung apakah aksi unjuk rasa ini benar-benar untuk mengkritik kinerja pemerintah atau malah sengaja digunakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk merusuh. Dari situ lah muncul ketidakpastian, yang sangat dibenci para pengusaha.

"Nah ini kita nggak tahu arah demonya ini ke mana? Kalau jadinya menjalar ke mana-mana kan jadi sumber ketidakpastian dunia usaha. Ini persoalannya kan apakah demo ini murni mengenai UU yang dianggap kontroversi," kata Raden.

"Kalau hanya UU itu should be okay, orang akan mengerti, tinggal bagaimana presiden menanggapi hal itu," lanjutnya.

Namun, menurut Raden gelombang aksi yang terjadi sudah campur aduk. Menurutnya, pengusaha takut apabila ada pihak-pihak yang justru menakut-nakuti investor.

"Ini seperti ada pihak-pihak yang buat investor takut, nggak baik. Yang tidak diketahui itu yang tidak jelas dan pasti ini yang bikin volatile (bergejolak), ini udah campur baur demonya," kata Raden.
Share:

Rabu, 30 Januari 2019

Electronic Road Pricing (ERP) Segera Diterapkan Di Jakarta

ePortalNews - Sistem jalan berbayar di Jakarta sepertinya tidak menunggu lama lagi, kalau kita melintas di jalan Merdeka Barat Jakarta sudah bisa melihat plang electronic road pricing ( ERP) atau jalan berbayar elektronik sudah terpasang, disitu bisa kita lihat motor juga masuk dalam sistem jalan berbayar di jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Sigit Widjatmoko, menjelaskan bila sampai ini proses ERP masih dalam tahap kajian yang dilakukan oleh tiga peserta lelang.


“Masih terus berjalan. Artinya saat ini ada tiga peserta lelang yang sudah dinyatakan lulus, sekarang ketiganya diminta melakukan evaluasi teknis dan harga, masing-masing itu ada tahapan-tahapannya, jadi saat ini memang belum berjalan,” ucap Sigit, Senin (28/1/2019).

Sigit hanya mengatakan bila semuanya sudah siap, termasuk dari sektor transportasi umum yang akan menjadi pendukung utamanya. “Konsentrasinya ini kita lebih ke masalah intregrasi, meskipun ada LRT atau MRT, tapi bila belum ada integrasi itu akan menjadi masalah lagi nantinya. Jadi kita siapkan dulu first mile ke last mile-nya. Untuk uji coba ERP harus melihat dari kesiapan peserta lelangnya juga,” ucap Sigit.

Namun untuk sementara ERP hanya terpasang di jalan Merdeka Barat saja, sedangkan ruas jalan lain nantinya akan dievaluasi jika semua sudah siap.

“Ruas tersebut (Merdeka Barat) juga sudah ditetapkan sebagai kawasan evaluasi teknis dari tender ERP yang saat ini masih dalam persiapan. Jadi secara dasarnya sudah ada, apakah akan diterapkan di daerah lain, kita bicarakan itu nanti. Seperti yang saya bilang, fokus saat ini lebih ke integrasi lebih dulu,” ucap Sigit. (Kompas.com)

Share:

Jumat, 18 Januari 2019

Janji Naikkan Gaji PNS, Prabowo akan Tingkatkan Tax Ratio Jadi 16%


ePortalNews - Calon Presiden Prabowo Subianto menilai salah satu akar masalah dari kasus korupsi di tingkat pejabat negara lantaran kecilnya gaji para PNS. Untuk itu dia berjanji akan menaikkan gaji para PNS.

Menurut Prabowo gaji para PNS saat ini masih jauh dari kata sesuai. Sehingga para pejabat negara rawan untuk tergoda korupsi.

"Berkali-kali saya utarakan akar masalahnya adalah bahwa penghasilan para PNS birokrat kurang, tidak realistis. Kalau saya pimpin negara ini saya akan perbaiki kualitasnya," ujarnya dalam Debat Pilpres 2019 di Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Lalu dari mana uangnya? Prabowo menjelaskan, pihaknya akan meningkatkan pemasukan negara dari sisi pajak. Salah satu upayanya dengan meningkatkan rasio pajak (tax ratio).

"Saya akan tingkatkan tax ratio yang sekarang 10% bahkan lebih rendah. Saya kembalikan ke 16% berati US$ 60 miliar lebih," terangnya.

Dengan bertambahnya pemasukan negara itu, Prabowo yakin bisa meningkatkan gaji seluruh PNS termasuk para pejabat negeri.

"Kalau dia masih korupsi kita akan tindak sekeras-kerasnya. Kalau perlu kita contoh negara lain kita atur untuk ditempatkan di pulau terpencil," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga akan menambah anggaran KPK. Tujuannya agar KPK bisa semakin kuat sehingga bisa memberantas korupsi.


"Kami akan buat KPK-KPK di daerah. Kami akan tambah anggaran KPK," tegasnya. [Detikcom]
Share:

Senin, 14 Januari 2019

Maskapai Sepakat Menurunkan Tarif Domestik

ePortalNews - Sejumlah maskapai yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association (INACA) sepakat untuk menurunkan tarif penerbangan domestik. Ketua Umum INACA Ari Askhara mengatakan keputusan untuk menurunkan tarif adalah kesepakatan masing-masing maskapai.

“Semua ini inisiatif dari maskapai dan sudah sampaikan kepada Kementerian Perhubungan. Kami mendengar keluhan masyarakat, intinya kami komitmen turunkan harga tarif," kata Ari saat mengelar konferensi pers di Restoran Batik Kuring, Jakarta Selatan, Ahad 13 Januari 2018.

Sebelumnya, banyak masyarakat mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik. Keluhan muncul dalam sebuah petisi online pada situs Change.org. Petisi yang dibuat Iskandar Zulkarnain itu menuntut kepada pemerintah supaya harga tiket pesawat domestik diturunkan. Adapun petisi ini dibuat pada 20 Desember 2018.
Hadir dalam konferensi pers tersebut perwakilan beberapa maskapai domestik dan juga otoritas bandara. Beberapa diantaranya Sekretaris Jenderal INACA, Tengku Burhanuddin, Direktur Niaga Garuda Indonesia Fikri Ilham Kurniansyah, Direktur Lion Air Rudy Lumingkewas, Direktur Sriwijaya Air Joseph, Direktur Utama Angkasa Pura II Faik Fahmi, Direktur Utama Angkasa Pura I M. Awaluddin, Dirut Airnav Indonesia Novieriyanto dan Direktur Niaga Air Asia Rifai Taberi.

Ari menjelaskan komponen harga yang diturunkan hanya terdiri dari tarif yang hanya menjadi kewenangan dari maskapai. Adapun komponen harga tiket lain seperti pajak, Passenger Service Charge (PSC) atau airport tax, safey charge dan asuransi tak ikut diturunkan.

Ari juga menuturkan, keputusan penurunan tarif pesawat dari maskapai tersebut telah dilakukan sejak Jumat 11 Januari 2019. Adapun beberapa rute yang sudah mulai diturunkan misalnya seperti Jakarta-Denpasar, Jakarta-Jogja, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Padang dan Jakarta-Pontianak.

"Penurunan tarif pesawat tergantung rute, tapi kami mencatat penurunan dengan kisaran 20 persen hingga 60 persen," kata Ari.
Menurut catatan INACA sejak Jumat lalu sudah ada 6 rute penerbangan yang sudah diturunkan tarifnya oleh maskapai Garuda. Selain itu, adapula dari Citilink sebanyak 33 rute dan Lion Grup sebanyak 40 rute yang akan menyusul turun.


Ari juga memastikan penurunan tarif tiket penerbangan tersebut sesuai dengan koridor regulasi dan aturan tata kelola industri penerbangan nasional. Termasuk memastikan bahwa keselamatan penerbangan melalui pengawasan dan perawatan pesawat menjadi hal yang utama. [Tempo]
Share:

Minggu, 13 Januari 2019

iPhone XI dengan 3 kamera meluncur tahun (2019) ini

ePortalNews - Apple bakal merilis iPhone dengan konfigurasi tiga kamera (triple-camera). Setidaknya begitu menurut bocoran gambar render yang beredar di internet, diperkuat klaim dari para pembocor ulung (@OnLeaks dan @IceUniverse) di Twitter.

iPhone dengan tiga kamera dikatakan sebagai varian paling premium, menggantikan iPhone XS Max. Kendati begitu, belum jelas seperti apa fungsi kamera ketiga yang dikembangkan sang pabrikan Cupertino.

Ditilik dari bocoran gambar hasil render yang belakangan beredar di internet, tiga kamera pada iPhone 2019 tersusun dengan cara unik. Alih-alih vertikal atau horizontal, tiga kamera ditempatkan dengan pola zig-zag.

Back from September 2019, I bring you the very 1st and very early glimpse at which I guess #Apple will unveil as #iPhoneXI!!! Yes, time has already come to meet the new #iPhone through gorgeous 5K renders made on behalf of new coming Partner @digitindia -> https://t.co/b6SxFUS2tx pic.twitter.com/97jrlTHQ5G
— Steve H.McFly (@OnLeaks) January 6, 2019
An unfortunate news, you see the iPhone 2019 renderings, is correct. pic.twitter.com/GFH9pLnUr0
— Ice universe (@UniverseIce) January 6, 2019

Rumor menyebut Sony bakal menjadi pabrikan yang mengembangkan triple-camera iPhone 2019.
Pasalnya, bocoran render iPhone dengan tiga kamera mengemuka pasca Sony sesumbar bakal meningkatkan kamera 3D besutannya, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (13/1/2019), dari TheVerge.

Hingga kini belum bisa dipastikan kebenaran informasi ini, sebab Apple masih bungkam seperti biasa. Jika benar, Apple lagi-lagi tertinggal dari segi inovasi dan seakan-akan mengekor ke lini-lini Android.

Beberapa ponsel Android sudah lebih dulu meluncurkan smartphone dengan tiga kamera sepanjang 2018. Misalnya saja Samsung Galaxy A7, Huawei P20 Pro, serta LG V40 ThinQ.


Bahkan, beberapa vendor Android sudah melangkah lebih jauh dengan menawarkan smartphone empat kamera. Akan tetapi, bisa saja Apple menciptakan ponsel tiga kamera dengan fungsi yang benar-benar tokcer. Kita tunggu saja. [Kompas]
Share:

Sabtu, 12 Januari 2019

Apple Mengurangi Produksi Iphone Terbaru


ePortalNews - Apple melakukan pengereman produksi di awal tahun. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini berencana mengurangi produksi untuk produk iPhone sekitar 10% dalam 3 bulan ke depan

Dilansir CNBC yang mengutip Nikkei Asian Review Apple telah menyampaikan rencana itu kepada para pemasoknya pada Desember kemarin. Perusahaan akan mengurangi produksi hingga Maret 2019

Ini akan menjadi yang kedua kalinya dalam dua bulan Apple mengurangi produksi. Keputusan ini berlaku untuk semua jenis iPhone termasuk model iPhone baru - XS Max, XS dan XR.

Total produksi yang direncanakan untuk direvisi terhadap iPhone baru menjadi sekitar 40 juta hingga 43 juta unit di kuartal I-2019. Angka itu lebih rendah dari rencana produksi sebelumnya sekitar 47 juta hingga 48 juta unit.

Pekan lalu, Apple juga memangkas target pendapatan. Salah satu yang menjadi alasannya lantaran pelemahan ekonomi di China dan pendapatan iPhone yang lebih rendah dari yang diperkirakan di wilayah China. 

Langkah ini mengguncang pasar karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia di tengah perang dagang antara AS dan China.

Analis mengatakan bahwa banyak pemasok Apple telah menelaah masalah permintaan produk iPhone yang menurun sejak tahun lalu.

CEO Tim Cook mengatakan kepada CNBC pada hari Selasa kemarin bahwa pelaku pasar di Wall Street kurang menghargai ekosistem perangkat dan layanan yang berkembang.

Apple, bersama dengan para pesaingnya termasuk Samsung, melihat di pasar smartphone sudah sangat jenuh, terlihat dari penurunan penjualan. Menurut International Data Corporation, pengiriman smartphone global turun 6% pada kuartal III-2018, yang menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan pasar.


Beberapa analis menilai bahwa produk smartphone dari berbagai perusahaan tidak ada perubahan yang berarti dalam fitur dan fungsionalitasnya. Sehingga pelanggan tidak lagi melihat perbedaan nyata dari produk baru yang dikeluarkan. [Detik]
Share:

Pemerintah Telah Mengumumkan Pajak e-Commerce


ePortalNews - Pemerintah telah mengumumkan tarif dan peraturan yang berlaku pelaku e-Commerce di Indonesia.

Sesuai siaran pers, pokok pengaturan PMK-210 yang disampaikan bahwa ada 3 aturan utama yaitu :
1. Bagi pedagang dan penyedia jasa yang berjualan di platform marketplace online:
a. Memberitahukan Nomor Pokok Wajib Pajak kepada pihak penyedia platform marketplace;
b. Apabila belum memiliki NPWP, dapat memilih untuk (1) mendaftarkan diri untuk
memperoleh NPWP, atau (2) memberitahukan Nomor Induk Kependudukan kepada
penyedia platform marketplace;
c. Melaksanakan kewajiban terkait PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti
membayar pajak final dengan tarif 0,5% dari omzet dalam hal omzet tidak melebihi Rp4,8
miliar dalam setahun, serta
d. Dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak dalam hal omzet melebihi Rp4,8 miliar dalam
setahun, dan melaksanakan kewajiban terkait PPN sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Kewajiban penyedia platform marketplace
a. Memiliki NPWP, dan dikukuhkan sebagai PKP;
b. Memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penyediaan layanan platform
marketplace kepada pedagang dan penyedia jasa;
c. Memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penjualan barang dagangan
milik penyedia platform marketplace sendiri, serta
d. Melaporkan rekapitulasi transaksi yang dilakukan oleh pedagang pengguna platform.
Untuk diketahui, yang dimaksud dengan penyedia platform marketplace adalah pihak yang menyediakan sarana yang berfungsi sebagai pasar elektronik di mana pedagang dan penyedia jasa pengguna platform dapat menawarkan barang dan jasa kepada calon pembeli.
Penyedia platform marketplace yang dikenal di Indonesia antara lain Blibli, Bukalapak, Elevenia, Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Selain perusahaan-perusahaan ini, pelaku over- the-top di bidang transportasi juga tergolong sebagai pihak penyedia platform marketplace.

3. Bagi e-commerce di luar Platform marketplace
Pelaku usaha yang melaksanakan kegiatan perdagangan barang dan jasa melalui online retail, classified ads, daily deals, dan media sosial wajib mematuhi ketentuan terkait PPN, PPnBM, dan PPh sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelum PMK-210 ini mulai berlaku efektif pada 1 April 2019, DJP akan melaksanakan sosialisasi kepada para pelaku e-commerce, termasuk penyedia platform marketplace dan para pedagang yang menggunakan platform tersebut.

Untuk mendapatkan salinan PMK-210 ini dan informasi lain seputar perpajakan serta berbagai program dan layanan yang disediakan DJP, kunjungi www.pajak.go.id atau hubungi Kring Pajak di 1500 200.


Share:

Kamis, 10 Januari 2019

Menkominfo: Selebgram Harus Bayar Pajak biar "Fair"

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Ekonomi Outlook 2019, Jakarta, Selasa (8/1/2019)

ePortalNews - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengakui, hingga kini belum ada aturan terkait pengenaan pajak kepada para selebriti yang mempromosikan suatu produk melalui Instagram ( Selebgram). 

Oleh karena itu, Menkominfo mendorong adanya aturan pajak bagi para pengguna akun yang menjual jasa atau barang di media sosial tersebut. "Sebetulnya kalau misalkan sekarang selebriti dikenai aturan pajak itu kan di dunia nyata," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

"Misalnya kalau tampil di TV kan kena pajak, di dunia maya harus dikenai. Harus fair dong," sambung dia. Menurut Rudiantara, semua bentuk promosi di Instagram pasti ada bayaran yang diterima para artis. Harusnya, kata dia, penerimaan itu turut dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pajak.

Namun, tindak lanjut terkait teknisnya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Direktorat Jenderal Pajak. "Bagaimana caranya ya teman-teman Pajak-lah (yang mengerti)," kata dia. 

Sebelumnya, seperti dikutip dari Kontan.co.id, dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak, Direktorat Jenderal Pajak akan pantau kegiatan para wajib pajak melalui media sosial. Ini dilakukan untuk menambah basis data dari para wajib pajak yang saat ini sudah dimiliki oleh Ditjen Pajak. 

"Tapi ini kan baru rencana. Karena media sosial itu kan sangat luas, jadi masih butuh persiapan," ujar Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Ditjen Pajak Iwan Djuniardi Rabu (29/8/2018). Diharapkan, dengan langkah ini kepatuhan akan pajak oleh masyarakat akan meningkat. [Kompas]
Share:

Mobil Listrik Akan Dikenakan Pajak 10% di Jawa Barat

ePortalNews - DPRD Jabar masih membahas revisi rancangan peraturan daerah (raperda) tentang kenaikan tarif pajak kendaraan. Selain mengatur kenaikan tarif, dalam raperda itu juga mengatur tarif pajak kendaraan bertenaga listrik sebesar 10 persen.

Aturan itu dimasukan dalam raperda sebagai respon dari rencana pemerintah yang akan segera mengeluarkan peraturan presiden (Perpres) terkait kendaraan berbahan bakar listrik di awal tahun ini. Perpres tersebut menjadi payung hukum bagi industri yang bergerak di kendaraan berbahan bakar listrik.

Ketua Panus VII DPRD Jabar Herlas Juniar menuturkan, raperda yang sedang dibahas itu akan mengatur terkait kenaikan tarif pajak kendaraan baru sebesar 12,5 persen. Saat ini pembahasannya sudah memasuki tahap finalisasi tinggal menunggu rapat pleno anggota pansus. 

"Pembahasan sudah hampir finalisasi. Hampir semua materi sudah dibahas masukan juga sudah kita akomodir. Pemohonan dari eksekutif (kenaikan pajak kendaraan baru) 12,5 persen," katanya, saat dihubungi, Selasa (8/1/2018).

Selain mengatur kenaikan tarif pajak kendaraan baru, dalam raperda itu juga memuat konten lokal terkait pajak kendaraan berbahan bakar listrik. Aturan itu ditambahkan mengingat pemerintah akan mengeluarkan Perpres tentang kendaraan listrik di awal tahun ini. 

"Kita juga masukan pasal terkait mobil listrik, karena mobil listrik ini kan Perpresnya akan ke luar awal tahun ini, sehingga kita akomodir pasal mobil listrik," ucapnya.

Herlas mengungkapkan, besaran tarif pajak mobil listrik dan mobil atau motor biasa nilainya berbeda. Pada pajak kendaraan baru mobil dan motor berbahan bakar fosil itu sebesar 12,5 persen sementara untuk mobil listrik dikenai pajak sebesar 10 persen. 

"Untuk mobil listrik sebetulnya dikenakan pajak yang sama hanya di usulan kemarin itu, BBNKB nya dikecilin tidak 12,5 persen tapi pakai 10 persen," katanya. 

Alasannya, kata dia, untuk merangsang masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke mobil listrik yang dinilai ramah lingkungan. "Ini alasannya mendorong agar masyarakat beralih ke mobil listrik. Sehingga lebih ramah lingkungan dan ada penghematan energi," ucapnya. 

Pihaknya mengaku akan mengebut pembahasan sehingga raperda ini bisa disahkan pada Januari ini. "Kemungkinan kita akan selesaikan laporan Paripurna tanggal 18 Januari ini. Minggu ini kita tuntaskan yang belum tuntas," ucapnya. [Detik]
Share:

Rabu, 09 Januari 2019

Pemerintah Akan Menerapkan Sistem Genap Ganjil Di Kota Besar

ePortalNews - Pemerintah mulai mengkaji penerapan ganjil genap di kota-kota besar di Indonesia untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Selain itu penguraian kemacetan juga dilakukan dengan memaksimalkan angkutan massal.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengatakan kemacetan menimbulkan dampak kerugian yang cukup besar. Oleh sebab itu Kementerian Perhubungan mulai mengkaji aturan terkait manajemen lalu lintas.

"Pak Presiden dan menteri menggelar rapat terbatas soal kemacetan Jabodetabek, Rp 65 T kerugian akibat kemacetan. Pak Menhub sudah mendorong untuk kajian di kota besar di Indonesia dengan tingkat polusi tinggi sudah harus susun peraturan terkait manajemen lalu lintas," kata Budi di Semarang, Rabu (9/1/2019).

Hal itu diungkapkan Budi saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran program converter gas BRT Trans Semarang di Hotel Patra Semarang. Penerapan ganjil genap juga direncanakan dilakukan di berbagai daerah tidak hanya Jakarta. Saat ini regulasi sedang dibuat untuk Kota Palembang.

"Menyusun regulasi berdasarkan kajian ganjil genap tidak hanya di Jakarta tapi daerah lain tapi saat ini utamanya di Palembang," terang Budi.

Bantuan berupa Bus Rapid Transit (BRT) sudah dilakukan di beberapa daerah sebagai solusi menyiapkan taransportasi massal. Namun ia menegaskan untuk daerah yang pengelolaannya kurang bagus bakal ditarik kembali.

"Di Papua Sorong, Bogor belum jalan, kalau tidak serius akan kami ambil kembali dan berikan ke kota lain yang komitmen seperti Semarang," ujarnya.


Ia berharap Kementerian Perhubungan bisa mendorong perubahan paradigma masyarakat yang masih menggunakan kendaraan pribadi sehingga lalulintas menjadi padat. [Detik]
Share:

Rawat Prasarana Kereta Api Di Tahun 2019 Butuh 1,1 Triliun Rupiah



ePortalNews - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelontorkan Rp 1,1 triliun untuk perawatan dan pengoperasian Prasarana Perkeretaapian Milik Negara (IMO) di tahun 2019.

Menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi anggaran tersebut digelontorkan untuk meningkatkan fasilitas kereta api. Dengan begitu, masyarakat bisa nyaman menggunakan moda transportasi umum.

"Moda transportasi berkembang pesat dan ini mengingatkan agar bisa berkembang baik dan memberikan pelayanan ke masyarakat dan nyaman menggunakan transportasi umum," kata dia di sela-sela penandatanganan IMO di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Penandatanganan IMO tersebut dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Peningkatan, Perawatan dan Fasilitas Perawatan Prasarana Perkeretaapian, Taufiq Hidayat dan Direktur Keuangan PT KAI, Muhammad Nurul Fadhila.

Adapun, anggaran sebanyak Rp 1,1 triliun tersebut diberikan untuk perawatan jalur kereta api, jembatan, stasiun kereta api, dan perawatan fasilitas operasi kereta api. Selain itu, juga untuk pengaturan dan pengendalian perjalanan kereta api, pengoperasian persinyalan, telekomunikasi dan instalasi listrik aliran atas, serta pengaturan langsiran.

Kemudian, pemeriksaan dan penjagaan jalan rel, jembatan, terowongan dan pintu perlintasan resmi dijaga, pelumasan wesel dan pintu perlintasan, serta Pekerjaan K3 (kebersihan, keindahan, keamanan).

Sementara itu, Kemenhub juga menyelenggarakan penandatanganan kontrak subsidi atau public service obligation (PSO) untuk angkutan KA perintis sebesar Rp 183 miliar. Kerja sama itu dilakukan oleh PPK Satuan Kerja Pengembangan Lalu Lintas dan Peningkatan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Aditya Yunianto dengan Direktur Keuangan PT KAI, Didiek Hartyanto.

Sebagai informasi, ada enam KA perintis yang mendapat subsidi tersebut, yakni KA Cut Mutia, KA Bandara Lembah Anai, KA Bandara Internasional Minangkabau, KA Kertalaya lintas Kertapati - Indralaya, LRT Sumatera Selatan, dan KA Batara Kresna. [DetikFinance]
Share:

Setahun Beroperasi Kereta Soeta Bandara Merugi

ePortalNews - Pada 2 Januari 2019 kemarin Kereta (KA) Bandara Soetta telah genap 1 tahun beroperasi di bawah PT Railink. Lalu seberapa besar transportasi ini bermanfaat?

Institut Studi Transportasi hari ini menggelar diskusi publik untuk meninjau kembali KA Bandara. Ternyata hasil kajian terungkap bahwa KA Bandara masih sangat kurang diminati oleh masyarakat

"Ternyata KA Bandara ini jauh sekali dari harapan kami. Dari studi kami ternyata load factor atau okupansi KA Bandara hanya 26% dari ketersediaan ideal harusnya 60%," kata Peneliti Institut Studi Transportasi Deddy Herlambang di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Rabu (9/1/2018).

Institut Studi Transportasi mencatat saat ini terdapat slot 70 perjalanan KA dari 82 slot yang tersedia. 1 rangkaian KA Bandara SF6 berkapasitas 272 orang. Jika dihitung maka total per hari mampu mengangkut 19.040 penumpang dari Bekasi-Jakarta-Bandara Soetta PP.

Namun hingga November 2018 PT Railink mencatat okupansinya pada hari biasa sekitar 2.700-3.000 penumpang, hari Jumat 4.700-5.000 penumpang dan akhir pekan sekitar 2.000-2.500 penumpang.

Jika diambil angka terbanyak di 5.000 orang, okupansinya hanya sebesar 26%. Okupansi itu masih jauh dari harapan.

Padahal setiap hari pergerakan penumpang di Bandara Soetta mencapai 150.000 orang di hari kerja. Sementara di akhir pekan dan hari libur bisa mencapai 200.000 orang. [Detik]


Share:

Selasa, 08 Januari 2019

Perkembangan Teknologi Gadget di Tahun 2019




ePortalNews - Dari tahun ke tahun perkembangan teknologi seakan tak berhenti. Selalu ada inovasi baru yang ditelurkan para pabrikan.

Sedikit kilas balik, tahun 2018 lalu, beberapa teknologi banyak merajai pasar smartphone, seperti kamera ganda, kecerdasan buatan yang semakin canggih, facial recognition atau pengenal wajah.

Tahun ini, beberapa teknologi juga sudah diumbar para vendor seperti ponsel layar lipat atau ponsel dengan konektivitas 5G. Beberapa teknologi di tahun 2018 agaknya masih akan menjadi tren tapi bakal lebih dipercanggih.

Berikut 10 tren teknologi yang diramalkan akan semakin lumrah ditemui sepanjang tahun 2019, seperto dirangkum KompasTekno dari Phandroid, Selasa (8/1/2019).

1. Layar lipat
Beberapa vendor smartphone tampak menggebu-gebu menjadi yang pertama menelurkan ponsel lipat. Beberapa rumor penampakan smartphone lipat juga semakin marak di ranah maya. 

Samsung telah secara resmi memperkenalkan purwarupa ponsel lipatnya November lalu. Ponsel ini kemungkinan akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2019.

Selain Samsung, Huawei dan LG juga sesumbar akan meluncurkan ponsel lipatnya tahun ini.
Beberapa pabrikan smartphone China lain seperti Xiaomi, Oppo, dan Lenovo juga akan ikut tren ini.

Sebelum para vendor di atas resmi merilis ponsel layar lipat, perusahaan startup asal California, Royole, telah lebih dulu menelurkan smartphone Android layar lipat bernama FlexPai pada akhir Oktober 2018.

Sejatinya, adopsi smartphone layar lipat secara masif masih dipertanyakan. Namun setidaknya, teknologi ini bermanfaat menambah portofolio para vendor.

2. Kecerdasan buatan
Artifical Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan memang bukan hal baru. Namun semakin hari, AI dibuat semakin canggih dan bisa diaplikasikan ke lebih banyak perangkat.

Kemungkinan, AI akan semakin berkembang tahun ini, terutama pada fitur kamera smartphone, seperti yang telah diaplikasikan Google Pixel. Alih-alih menambah lensa kamera, Google lebih memilih mempercanggih AI pada kamera Google Pixel 3.

Beberapa pihak mengakui hasil jepretan kamera tunggal Google Pixel bisa diadu atau bahkan lebih baik dibanding ponsel dengan kamera ganda perangkat lain.

Salah satu fitur yang diunggulkan melalui AI adalah "Night Sight Mode" yang memungkinkan hasil gambar masih jelas dalam kondisi low-light. Fitur tersebut akhirnya diikuti vendor lain, salah satunya Samsung yang dikabarkan tengah mengembangkan fitur bernama "Bright Night".

Tak hanya soal fotografi, AI juga merambah ke perangkat speaker berwujud smart speaker.

Industri smart speaker bakal diramaikan pemain baru selain Alexa milik Amazon atau Google Home, seperti misalnya produk Galaxy Home Smart Speaker besutan Samsung dan smart speaker Xiaomi.

3. Pemindai sidik jari di dalam layar
Teknologi pemindai sidik jari di dalam layar atau in-display fingerprint scanner pertama kali tersemat di Vivo X20 Plus UD tahun lalu. Fitur ini merupakan hasil kolaborasi antara Vivo dan Synaptics, perusahaan sensor fingerprint yang berbasis di Amerika Serikat.

Samsung disebut sedang mengembangkan teknologi serupa, namun diklaim bakal lebih canggih. VendorKorea Selatan itu akan menggunakan teknologi ultrasonik yang 30 persen lebih cepat dan akurat dibanding teknologi yang sudah ada.

Rumor yang santer terdengar menyebut teknologi pemindai sidik jari dalam layar akan diadopsi pada lini Galaxy S10 yang akan rilis tahun ini. Namun kabar terbaru menyebut bahwa fitur anyar itu akan lebih dulu disematkan ke Galaxy A10.

Fitur pemindai sidik jari dalam layar juga telah terpasang di Oppo R17 yang rilis bulan Agustus lalu. Diprediksi, akan semakin banyak vendor yang mengadopsi teknologi ini.

Dari segi desain, penggunaan pemindai sidik jari dalam layar bisa menguntungkan. Dengan meletakan panel sensor pemindai sidik jari ke bagian layar, vendor bisa membuat layar lebih lega karena tidak perlu menempatkannya di bagian dagu atau bezel(bingkai) bagian bawah.

Pengalihan sensor pemindai sidik jari dari punggung ke layar pun bisa membuat layar lebih lega. Apalagi jika beberapa pabrikan ingin memasang kamera dalam jumlah cukup banyak.

Terlebih, masih banyak pengguna smartphone yang lebih nyaman dengan pemindai sidik jari ketimbang pemindai biometrik face unlock sebagai sistem keamanan perangkat.

4. Pengenal wajah
Selain pemindai sidik jari, teknologi face recognitionatau pengenal wajah juga diramalkan akan banyak digunakan banyak vendor ponsel tahun ini. Salah satu yang suah siap memproduksinya adalah Sony. 

Perusahaan elektronik asal Jepang itu sesumbar akan memproduksi teknologi pemindai wajah 3D menggunakan teknologi laser yang hasil pindaiannya diklaim lebih akurat serta bisa memindai objek dari jarak paling jauh lima meter.

Samsung juga disebut akan menyematkan fitur sensor Time of Flight (ToF) di lini Galaxy S10.
Fitur ini bisa membuat sistem pemindai wajah lebih baik lagi.

5. Pengisi daya nirkabel
Satu lagi teknologi yang bukan terobosan baru, namun diprediksi akan semakin laris diadopsi pada 2019. Beberapa pabrikan ponsel memang sudah menyediakan charger pad nirkabel. Namun jumlahnya memang masih sedikit.

Teknologi ini kemungkinan akan semakin banyak dikembangkan vendor smartphone. Masalah dari pengisi daya nirkabel ini adalah kecepatan chargingyang tergantung pada jenis ponsel dan chargernirkabel yang digunakan.

Dengan begitu, ketika pengguna memiliki pengisi daya nirkabel 10W, tapi ponselnya tidak mendukung fitur itu maka tetap saja tidak bisa digunakan. Semoga saja, di tahun ini, akan lebih banyak manufaktur charger nirkabel yang bisa mengisi daya lebih cepat.

6. Poni yang menghilang
Tak bisa dipungkiri, desain layar "poni" atau "notch" yang dipopulerkan iPhone X menjadi tren smartphone sepanjang tahun 2018
. 
Ukuran takik yang menjorok di atas layar pun lambat laun semakin berkurang hingga muncul desain dewdrop screen atau poni yang berbentuk seperti tetesan air.

Akhir tahun lalu, Samsung yang masih belum terjamah demam "notch" memperkenalkan desain baru bernama Infinity-O. Desain ini akan menempelkan lubang kecil sebagai rumah kamera depan.

Tak hanya Samsung, Huawei juga menelurkan desain serupa di Huawei Nova 4. Bukan tidak mungkin, bebeapa vendor ponsel lain akan mengekor Samsung serta Huawei.

Memang, untuk mengenyahkan "notch" sepenuhnya dari layar cukup sulit terealisasi, namun memotong ukuran "poni" bisa jadi opsi.

7. Koneksi 5G
Jaringan internet generasi kelima ini adalah salah satu teknologi yang paling dinantikan. Beberapa operator di AS sudah mulai memperkenalkan jaringan 5G di beberapa titik hotspot. Selain AS beberapa negara lain juga akan menyusul, seperti Korea Selatan dan Australia.

Tahun ini, diprediksi jaringan 5G akan terpasang di smartphone. Sudah terdengar beberapa vendor smartphone yang siap melepas smartphone 5G seperti Samsung, Huawei, dan Xiaomi.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah nantinya smartphone 5G bernasib sama dengan smartphone 4G yang menguras bateri demi mendapat sinyal tercepat?  Perlu menunggu waktu untuk menjawabnya.

8. Kartu SIM elektronik (eSIM)
Teknologi eSIM memang masih sangat sedikit diadopsi untuk menggantikan kartu SIM reguler. Namun penggunaan eSIM bisa membuat tampilan ponsel lebih ramping karena tidak harus menyediakan slot kartu SIM.

Tak hanya itu, eSIM juga akan memudahkan penggunanya untuk menganti jaringan tanpa harus bongkar pasang casing, karena cukup dilakukan melalui software.

9. Baterai lebih tahan lama
Sebuah studi dari The Washington Post mengungkapkan bahwa usia baterai ponsel dewasa ini kian buruk meski ukurannya semakin besar. Hal ini dikarenakan peningkatan performa dan semakin kayanya fitur-fitur baru yang dipasang di smartphone flagship.

Kendati demikian masih ada harapan untuk merasakan perangkat yang lebih hemat daya.
Salah satunya dengan mengandalkan chip yang mengotaki ponsel. Desember lalu, Qualcomm baru saja merilis Snapdragon 855 yang diklaim lebih hemat baterai tapi performanya lebih garang.

Kemungkinan, tahun ini akan semakin banyak flagship yang mengandalkan chip Snapdragon 855, sehingga fitur penghemat baterai akan semakin lumrah ditemui.

10. Augmented reality
Tahun 2019 ini, teknologi realitas ganda alias augmented reality (AR) diramalkan akan semakin banyak digunakan. Jika dilihat dari tahun lalu, AR banyak diadopsi smartphone untuk mendukung fitur emoji.

AR diprediksi akan semakin berkembang lebih "nyata". Saat peluncuran Huawei Mate 20 Pro Oktober lalu misalnya, Huawei memamerkan Live Emoji Panda, di mana pengguna bisa melihat emoji 3D panda yang bisa menari seolah-olah emoji tersebut nyata.

Meski penggunaan AR masih belum dibutuhkan sehari-hari, namun perkembangannya yang semakin canggih cukup menarik ditunggu. [Kompas]
Share:

Translate

Visitor Counter

Flag Counter

Support

Menemukan bug/error silakan klik
eMail