E-Portal News | 2021 : selalu ProKes 3M - Memakai Masker - Mencuci Tangan - Menjaga Jarak | Positif : 2.527.203 Sembuh : 2.084.724 Meninggal : 66.464

Rabu, 02 Oktober 2019

Marketplace

EPORTALNEWS-Jakarta - Siapa sih yang tidak mengenal marketplace online seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee

Berikut data persaiangan dari beberapa e-commerce besar yang beroperasi di Indonesia, di antaranya:
Tokopedia
Pengunjung web bulanan: 168 juta
Jumlah karyawan: 2215
Ranking di Playstore: 2
Rangking di AppStore: 3
Facebook: 6.028.100
Instagram: 1.028.890
Twitter: 182.280

Bukalapak
Pengunjung web bulanan: 116 juta
Jumlah karyawan: 2275
Ranking di Playstore: 4
Ranking di AppStore: 4
Facebook: 2.410.200
Instagram: 466.460
Twitter: 145.610

Shopee
Pengunjung web bulanan: 67 juta
Jumlah karyawan: 2.263
Ranking di Playstore: 1
Ranking di AppStore: 1
Facebook: 14.003.700
Instagram: 1.788.340
Twitter: 58.180

LAZADA
Pengunjung web bulanan: 58 juta
Jumlah karyawan: 2.024
Ranking di Playstore: 2
Ranking di AppStore: 3
Facebook: 27.940.900
Instagram: 945.490
Twitter: 362.400

Blibli.com
Pengunjung web bulanan: 43 juta
Jumlah karyawan: 1.120
Ranking di Playstore: 6
Ranking di Appstore: 7
Facebook: 8.101.900
Instagram: 449.840
Twitter: 482.280

JD.ID
Pengunjung web bulanan: 16 juta
Jumlah karyawan: 891
Ranking di Playstore: 5
Ranking di AppStore: 5
Facebook: 779.800
Instagram: 329.250
Twitter: 21.020

ZALORA
Pengunjung web bulanan: 5 juta
Jumlah karyawan: 442
Ranking di Playstore: 8
Ranking di AppStore: 6
Facebook: 7.676.600
Instagram: 314.100
Twitter: 67.100

SALESTOCK
Pengunjung web bulanan: 4 juta
Jumlah karyawan: 545
Ranking di Playstore: 7
Ranking di AppStore: 9
Facebook: 4.354.900
Instagram: 606.470
Twitter: 14.450

Elevenia
Pengunjung web bulanan: 3 juta
Jumlah karyawan: 302
Ranking di Playstore: 11
Ranking di AppStore: 14
Facebook: 1.191.300
Instagram: 121.230
Twitter: 121.430

ILOTTE
Pengunjung web bulanan: 3 juta
Jumlah karyawan: 121
Ranking di Playstore: 34
Ranking di AppStore: 13
Facebook: 54.900
Instagram: 50.590
Twitter: 1.520

Nah, jadi mau belanja dan buka toko dimana nih guys?
Share:

Polisi Tangkap Kreator 'Grup WA Anak STM'


EPORTALNEWS-Jakarta - Polisi menangkap kreator grup WhatsApp (WA) yang dinarasikan di media sosial sengaja dibentuk oknum polisi untuk mendiskreditkan anak STM. Pelaku saat ini masih diperiksa intensif.

"Kreator pembuat WAG STM/K bersatu sudah kami tangkap pukul 22.30 WIB tadi malam," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (2/10/2019).

Tangkapan layar diduga grup WhatsApp (WA) siswa STM terkait aksi demo itu viral di media sosial sejak beberapa hari lalu. Dilihat detikcom, Selasa (1/10) setidaknya ada 4 tangkapan layar sebuah grup siswa STM yang tersebar.

Di situ ada percakapan sejumlah orang terkait aksi demo ricuh. Nomor-nomor handphone yang terlibat percakapan di grup itu ikut terpampang.

Di percakapan tersebut terlihat sejumlah orang siswa STM mempertanyakan tidak adanya uang yang seharusnya mereka terima dari koordinator setelah mengikuti aksi demonstrasi.

"Ngambil duitnya di mana bgst? Katanya mau dibagiin sekarang," demikian salah satu tulisan chat di percakapan yang tersebar itu. Para siswa STM ini marah karena tidak mendapatkan uang usai aksi.

Tangkapan layar grup WA ini pun viral di medsos dan jadi bahasan netizen. Namun beberapa netizen menduga tangkapan layar grup WA yang tersebar itu diduga sengaja dibuat untuk memojokkan siswa STM yang ikut aksi.

Sejumlah netizen menggunakan aplikasi tambahan, salah satunya True Caller, memperlihatkan bahwa nomor hanphone yang ada di grup itu diduga anggota Polri.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menanggapi hal ini. Dia menyebut, apa yang ada di media sosial sebagian besar anonim.

"Kita paham betul apa yang ada di media sosial itu boleh dikatakan sebagian besar adalah anonim. Narasi yang dibangun narasi propaganda," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (1/10).

"Tentunya dari Direktorat Cyber Bareskrim memprofiling. Saya juga belum melihat apakah ada narasi yang sifatnya profokatif, narasi yang sifatnya membuat kegaduhan sehingga masyarakat Indonesia ini gaduh. Seperti contohnya kasus yang ditangani Direktorat Cyber Bareskrim. Dugaan ada 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos, itu memuat gaduh," sambungnya.
Share:

Jelang Demo Buruh Depan DPR, Lalin Jl Gatsu arah Slipi Dialihkan


EPORTALNEWS-Jakarta - Demonstrasi buruh akan digelar di Jalan Jenderal Gatot Subroto depan Gedung DPR, Jakarta. Lalu lintas dialihkan ke arah Jalan Gerbang Pemuda.

Kendaraan dari arah Pancoran yang hendak menuju Slipi dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda. Pantauan di lokasi, Rabu (2/10/2019) pukul 08.45 WIB, arus lalu lintas ramai lancar.

Arus lalu lintas di tol dalam kota pada kedua arah terpantau lancar. Jalan Jenderal Gatot Subroto dari arah bawah Jalan Layang (Flyover) Ladokgi hingga Gedung DPR sudah kosong.

Terlihat plastik pembatas jalan sudah ditempatkan di bawah jembatan layang ini. Di depan Restoran Pulau Dua, beton pembatas jalan (MCB) juga dipasang, ada pula kawat berduri yang direntangkan.

Di sini terdapat mobil komando demonstran. Sekitar 10 orang dari massa serikat buruh berseragam hitam sudah hadir di lokasi.


Share:

MPR Gelar Paripurna Pembentukan Fraksi-Pemilihan Pimpinan Hari Ini


EPORTALNEWS-Jakarta - MPR menggelar sidang Paripurna hari ini. Sidang Paripurna hari ini terdiri dari dua sesi yakni sidang paripurna kedua dan sidang paripurna ketiga.

Sidang paripurna digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Berdasarkan jadwal yang diterima, sidang paripurna kedua digelar pada pukul 10.00 WIB, sementara sidang paripurna ketiga digelar pada pukul 19.00 WIB.

Sidang paripurna kedua beragendakan pengesahan jadwal sidang. Kemudian dilanjutkan dengan pembentukan fraksi-fraksi dan kelompok DPD.

Sementara, sidang ketiga beragendakan penyampaian bakal calon pimpinan MPR dari masing-masing fraksi fraksi dan kelompok DPD. Kemudian agenda dilanjutkan dengan pelantikan ketua dan wakil ketua MPR dan pembentukan badan-badan dan Komisi Kajian Ketenagakerjaan.

Sebelumnya, pimpinan MPR sementara bersama perwakilan partai politik dan DPD telah menggelar rapat konsultasi membahas jadwal paripurna MPR kemarin. Hasilnya, rapat paripurna menyepakati sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR akan digelar hari ini.

"Ya kita mencari cara untuk menyepakati jadwal yang sudah diberikan oleh Sekjen, di mana rapat paripurna akan dilaksanakan besok pukul 10.00 WIB. Kalau memang tidak ada kendala yang terlalu force majeure sifatnya seharusnya tetap besok pagi," kata Wakil Ketua MPR Sementara, Hillary Brigitta Lasut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).

Seperti diketahui, kemarin DPR dan DPD telah melantik anggota legislatifnya yang baru. Pelantikan digelar dalam sidang paripurna pertama.
Share:

Senin, 30 September 2019

Apple Rilis iOS 12.4.2 untuk iPhone Jadul


EPORTALNEWS-Jakarta - Kendati iPhone jadul tidak mencicipi iOS 13 bukan berarti Apple sudah tidak peduli. Sebaliknya, raksasa teknologi yang bermarkas di Cupertino, California, AS itu masih menggulirkan update untuk perangkat tersebut.

Apple baru saja merilis iOS 12.4.2. Update-an ini diperuntukkan bagi sejumlah perangkat yang usia produksinya kisaran 5-6 tahun lalu. Perangkat tersebut meliputi:

- iPhone 5S
- iPhone 6
- iPhone 6 Plus
- iPad Mini 2
- iPad Mini 3
- iPad Air
- iPod Touch 6

Pembaruan ini cukup penting dan baiknya dipertimbangakan untuk diinstal. Sebab Apple memberikan peningkatan stabilitas sistem dan memperbaiki sejumlah bug dari versi sebelumnya.

Update ini bisa didapat melalui pembaruan Over-The-Air (OTA). Caranya hanya perlu mengakses Settings > General > Software Update. Bila sudah ada informasi update tinggal menekan tombol Download and Install.

Share:

Polisi Tangkap 6 Pelaku Pemerasan Sopir di Jembatan Tiga, Pluit


EPORTALNEWS-Jakarta, Beredar video pemerasan yang dilakukan sejumlah orang terhadap sopir yang melintas di Jembatan Tiga, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam video berdurasi 60 detik itu para pelaku meminta sejumlah uang kepada sopir yang melintas. Mereka bahkan tak segan untuk naik ke kabin sopir untuk mendapatkan uang.

Terkait hal ini, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan para pelaku sudah diringkus oleh tim gabungan Opsnal unit Resmob Polsek Metro Penjaringan dan Resmob Polres Jakarta Utara. Mereka ditangkap di tempat aksinya pada Sabtu (28/9) malam.

"Sudah ditangkap semalam. Ada 6 orang," kata Mustakim saat dikonfirmasi, Minggu (29/9).

Keenam tersangka itu ialah Zaenal Abidin (45), M Ridwan (24), Bagus Supriyatna (25), Harja (24), Wartubi (26), dan Hapip (23). Tersangka terakhir ditangkap dengan barang bukti sebilah badik.

"Saat kami lakukan penggeledahan ternyata salah satu pelaku ditemukan senjata tajam jenis badik yang dipegang tangan sebelah kiri," kata Mustakim.

Sementara dari tangan tersangka lain didapati barang bukti uang tunai berjumlah Rp 45.000. Uang itu didapati pelaku dengan cara meminta paksa dari sopir truk ataupun kendaraan pribadi yang lewat Jembatan Tiga.

"Para tersangka kita amankan ke Polsek Metro Penjaringan," tutup Mustakim.
Share:

Duh! Investor Mulai Ragu Tanam Modal di RI karena Banyak Demo


EPORTALNEWS-Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mewarnai Jakarta dan beberapa wilayah lain di Indonesia selama seminggu terakhir. Hari ini pun kabarnya aksi demo akan terjadi.

Wakil Ketua Umum Bidang Moneter, Fiskal, dan Kebijakan Publik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Raden Pardede menyatakan aksi demo yang dilakukan mulai membuat investor grogi dan ragu-ragu untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

"Belum nahan (investasi) sih, cuma investor saya lihat mulai grogi nih, mulai ragu bagaimana kelanjutannya (bisnis). Kalau berkepanjangan pasti berpengaruh," kata Raden kepada detikcom, Senin (30/9/2019).

Menurut Raden pengusaha bingung apakah aksi unjuk rasa ini benar-benar untuk mengkritik kinerja pemerintah atau malah sengaja digunakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk merusuh. Dari situ lah muncul ketidakpastian, yang sangat dibenci para pengusaha.

"Nah ini kita nggak tahu arah demonya ini ke mana? Kalau jadinya menjalar ke mana-mana kan jadi sumber ketidakpastian dunia usaha. Ini persoalannya kan apakah demo ini murni mengenai UU yang dianggap kontroversi," kata Raden.

"Kalau hanya UU itu should be okay, orang akan mengerti, tinggal bagaimana presiden menanggapi hal itu," lanjutnya.

Namun, menurut Raden gelombang aksi yang terjadi sudah campur aduk. Menurutnya, pengusaha takut apabila ada pihak-pihak yang justru menakut-nakuti investor.

"Ini seperti ada pihak-pihak yang buat investor takut, nggak baik. Yang tidak diketahui itu yang tidak jelas dan pasti ini yang bikin volatile (bergejolak), ini udah campur baur demonya," kata Raden.
Share:

DPR Gelar Paripurna Penutupan Masa Bakti 2014-2019 Hari Ini


EPORTALNEWS-Jakarta - DPR menggelar rapat paripurna hari ini. Agenda paripurna adalah penutupan masa persidangan dan masa bakti anggota DPR.

Rapat paripurna digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019). Berdasarkan agenda resmi, rapat dimulai pukul 10.00 WIB.

Agenda pertama dalam paripurna adalah pengambilan keputusan tingkat II atau pengesahan terhadap RUU Perkoperasian. Rapat dilanjutkan dengan laporan pimpinan Pansus terhadap hasil kajian pemerintah atas pemindahan ibu kota.

Selanjutnya pimpinan DPR akan menyampaikan pidato penutupan masa persidangan dan penutupan masa bakti keanggotaan DPR periode 2014-2019.

Anggota DPR periode 2019-2024 akan dilantik pada Selasa (1/10) esok hari. Mereka sebelumnya telah mengikuti pembekalan Empat Pilar oleh MPR.
Share:

Translate

Visitor Counter

Flag Counter

Support

Menemukan bug/error silakan klik
eMail